Heboh Abu Janda Ngamuk di Talkshow, Maki Feri Amsari hingga Diusir dari Acara

Reporter

Binti Nikmatur

Editor

Yunan Helmy

11 - Mar - 2026, 05:15

Momen Abu Janda (kanan) mengumpat ke mantan Duta Besar RI untuk Tunisia Ikrar Nusa Bhakti. (Foto: X)

JATIMTIMES - Pegiat media sosial Permadi Arya alias Abu Janda menjadi sorotan setelah videonya terlibat adu mulut dalam sebuah talkshow televisi viral di media sosial. Dalam tayangan tersebut, Abu Janda bahkan melontarkan makian kepada narasumber lain hingga akhirnya diminta keluar dari forum diskusi.

Peristiwa itu terjadi dalam program Rakyat Bersatu yang disiarkan iNews TV pada Selasa (10/3/2026) malam. Dalam acara tersebut, Abu Janda hadir sebagai narasumber bersama pakar hukum tata negara Feri Amsari serta mantan Duta Besar RI untuk Tunisia Ikrar Nusa Bhakti.

Baca Juga : Tak Hanya Indonesia, Ini 9 Negara yang Punya Tradisi Mudik Saat Hari Raya

Perdebatan bermula ketika diskusi menyinggung konflik geopolitik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, Iran, hingga Palestina. Abu Janda menilai sentimen anti-Amerika yang berkembang di Indonesia sering  tidak berdasar.

Ia bahkan menyinggung peran Amerika Serikat dalam proses kemerdekaan Indonesia, khususnya dalam menekan Belanda agar meninggalkan Indonesia setelah Perang Dunia II.

"Amerika tuh punya peran besar sekali pada kemerdekaan kita. Orang tuh ingetnya cuma 17 Agustus aja. Orang lupa pada 1945, Belanda balik. Membonceng pasukan NICA untuk melucuti tentara Jepang," ujarnya dalam acara tersebut.

Pernyataan itu kemudian ditanggapi oleh Ikrar Nusa Bhakti yang mencoba memberikan perspektif sejarah lain terkait keterlibatan Amerika dalam Konferensi Meja Bundar pada 1948-1949.

Namun saat Ikrar mulai menjelaskan, Abu Janda memotong pembicaraannya. Ikrar lalu menyarankan agar diskusi merujuk pada sumber sejarah.

"Oh iya ini Anda juga baca sejarah dong. Coba baca buku Nationalism and Revolution in Indonesia karya George McTurnan Kahin," ujar Ikrar.

"Di situ dijelaskan mengapa Amerika turun tangan. Karena ketakutan Amerika bahwa Indonesia akan jatuh ke tangan komunis," lanjutnya.

Ikrar juga mengingatkan agar Amerika Serikat tidak serta merta dipandang sebagai pihak yang selalu berpihak kepada Indonesia.

Namun suasana diskusi justru memanas. Abu Janda kembali memotong pembicaraan hingga akhirnya mengeluarkan kata-kata kasar kepada narasumber lain. Moderator acara, Aiman, sempat menegur pernyataan tersebut.

"Jangan bawa-bawa perasan Pak. Lu (Ikrar) enggak suka Amerika, Bang Feri (Feri Amsari) tidak suka sama Trump, lu enggak suka sama Israel, itu perasaan lo semua, gue enggak ada urusan sama perasaan lu anjing," teriak Abu Janda.

Perdebatan juga terjadi antara Abu Janda dan Feri Amsari. Feri menyoroti keputusan Presiden Prabowo Subianto yang bergabung dengan Board of Peace (BOP) yang digagas mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Menurut Feri, keputusan tersebut patut dipertanyakan secara etis karena dalam organisasi itu juga terdapat keterlibatan Israel. Ia menyinggung konflik Israel-Palestina yang menimbulkan banyak korban sipil, termasuk anak-anak.

Feri juga mengingatkan hubungan historis antara Indonesia dan Palestina. Ia menyebut Palestina sebagai salah satu pihak yang lebih dulu memberikan pengakuan terhadap kemerdekaan Indonesia.

Baca Juga : Tren Baju Lebaran 2026 di Malang: Warna Butter Yellow dan Gaya Glamour Jadi Favorit

"Kalau tidak ada bangsawan dari Palestina yang menyumbang untuk kemerdekaan bangsa ini, melalui Agus Salim belum tentu juga kita merdeka," ujar Feri.

"Jadi kalau main utang-utangan sejarah, sebenarnya kita punya hutang besar terhadap bangsa Palestina," imbuhnya.

Pernyataan itu langsung ditanggapi keras oleh Abu Janda. Ia menolak anggapan bahwa Indonesia memiliki utang sejarah terhadap Palestina.

"Utang apaan bangsa kita kemerdekaan Palestina, utang apaan Bang? Jangan ngaco," teriak Abu Janda.

"Gue kasih tau ya, biar lo tau. Ada hoax yang bilang katanya, Palestina negara pertama yang ngakui kemerdekaan Indonesia itu hoax," sambungnya.

Keributan dalam diskusi tersebut kemudian viral di berbagai platform media sosial. Potongan video yang menampilkan momen Abu Janda melontarkan makian hingga diminta keluar dari forum ramai diperbincangkan warganet.

"Orang pintar mencari kebenaran, orang bodoh mencari kemenangan," @Txtpe******. 

"Prof. Ikrar bicara data dan analisis, tapi dibalas dengan gonggongan. Jadi sebenarnya poin keberatannya di mana? Selain kosa kata kasar itu tentunya.. Kualitas seseorang terlihat dari caranya berbicara. Yang satu menjaga martabat ilmuwan, yang satu lagi kehilangan argumen sampai harus bawa-bawa isi kebun binatang," @KWi***. 

Untuk diketahui, Abu Janda memiliki nama lengkap Heddy Setya Permadi alias Permadi Arya. Ia lahir 14 Desember 1973 di Cianjur dan dikenal sebagai pegiat media sosial (influencer) dan aktivis kebebasan beragama. 

Sejak 2023, Abu Janda mendukung Prabowo Subianto karena dia yakin ketua umum Partai Gerindra itu bakal jadi pemenang di Pilpres 2024. Menurut Abu Janda, kandidat yang ia dukung selalu menang.