Tips Cukur Ketiak yang Aman, Hindari Kebiasaan Ini agar Tidak Menghitam
Reporter
Irsya Richa
Editor
Yunan Helmy
20 - May - 2026, 05:56
JATIMTIMES - Kebiasaan mencukur bulu ketiak yang dilakukan secara sembarangan ternyata bisa memicu iritasi hingga membuat area ketiak tampak lebih gelap.
Hal itu diungkap seorang dokter sekaligus skincare expert, Yessica Tania. Dia juga membagikan cara mencukur yang benar, mulai dari membasahi kulit sebelum shaving, menggunakan shaving cream, hingga menghindari pemakaian deodoran langsung setelah mencukur, terutama saat kulit masih sensitif.
Baca Juga : Korsleting Picu 50 Persen Kebakaran di Kota Malang, Musim Kemarau Warga Diminta Tingkatkan Kewaspadaan
Perempuan yang akrab disapa dokter Zie itu menjelaskan bahwa kebiasaan mencukur bulu ketiak yang dianggap sepele ternyata bisa memicu masalah kulit. Salah satunya area ketiak tampak lebih gelap. Menurut dia, bukan proses mencukurnya yang menjadi penyebab utama, namun cara yang salah bisa menimbulkan iritasi berulang pada kulit.
Dokter Zie mengatakan, banyak orang langsung mencukur dalam kondisi kulit kering tanpa persiapan. Padahal, gesekan pisau cukur pada kulit yang kering justru lebih besar dan berisiko menimbulkan perih hingga iritasi.
Kondisi tersebut yang lama-kelamaan bisa memicu hiperpigmentasi atau perubahan warna kulit menjadi lebih gelap. “Banyak orang berpikir kalau cukur ketiak ya tinggal cukur saja. Padahal cara cukur yang salah itu bisa bikin ketiak kita jadi warnanya gelap,” kata dia.
Dokter Zie pun menyarankan mencukur pada malam hari agar kulit memiliki waktu untuk menenangkan diri setelah terkena gesekan pisau cukur. Menurut dia, setelah shaving, area ketiak menjadi lebih sensitif sehingga sebaiknya tidak langsung terpapar gesekan pakaian, keringat, maupun produk seperti deodoran.
“Kalau misalnya shave-nya di malam hari, kulit itu ada waktu untuk lebih calm sebelum besok harinya kamu beraktivitas, tergesek baju, berkeringat, atau pakai deodorant,” jelasnya.
Dokter Zie juga menekankan pentingnya membasahi kulit dan rambut ketiak sebelum mencukur. Cara ini membuat rambut lebih lunak sehingga pisau cukur dapat meluncur lebih halus di permukaan kulit.
Baca Juga : Kebangkitan Nasional: Saatnya Indonesia Berdaulat di Atas Algoritma
Penggunaan shaving gel atau shaving cream juga disarankan untuk mengurangi risiko luka dan iritasi. “Jangan dry shaving, cukuran dalam kondisi kulit kering. Itu gesekannya lebih besar, gampang perih, dan ada risiko iritasinya,” imbuh dokter Zie.
Selain itu, ia menyarankan memakai pisau cukur yang masih tajam dan tidak mengulang goresan di area yang sama berkali-kali. Setiap satu atau dua sapuan, blade sebaiknya dibilas terlebih dahulu agar tetap bersih dan efektif.
Setelah selesai mencukur, dokter Zie juga mengingatkan agar tidak langsung menggunakan deodoran atau produk eksfoliasi. Kulit ketiak sebaiknya diberi pelembap tanpa pewangi untuk membantu pemulihan dan mencegah iritasi.
“Setelah cukuran, jangan langsung pakai deodorant atau exfoliating serum, tapi pakai moisturizer yang fragrance-free dulu,” tutupnya.
