Dari Survei Lahan hingga Panen, Bhabinkamtibmas Konsisten Dampingi Petani Jagung di Malang
Reporter
Irsya Richa
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
25 - Jun - 2026, 10:43
JATIMTIMES - Di tengah hamparan tanaman jagung yang mulai tumbuh menghijau di Kelurahan Cemorokandang, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, sosok Aiptu Kholil, Bhabinkamtibmas Cemorokandang tampak tak canggung memegang selang air. Seragam polisi yang dikenakannya tidak menghalangi langkahnya untuk ikut menyiram tanaman bersama petani setempat.
Hal tersebut merupakan upaya demi menyukseskan program ketahanan pangan nasional dijalankan hingga tingkat akar rumput. Bagi Kholil, tugas menjaga keamanan lingkungan kini berjalan beriringan dengan upaya mendampingi petani agar lahan pertanian tetap produktif.
Baca Juga : Kombespol Ganis Setyaningrum Raih Gelar Doktor dari Unair, Tegaskan Polwan Juga Mampu Memimpin Institusi
Di lahan seluas sekitar 1.000 meter persegi milik Kia Firdaus, bibit Jagung Pertiwi 6 yang ditanam sejak pertengahan Juni lalu terus dipantau perkembangannya. Varietas tersebut dipilih karena dinilai mampu beradaptasi dengan kondisi iklim tropis dan memiliki potensi hasil panen yang baik.
Namun pendampingan yang dilakukan tidak berhenti pada saat penanaman saja. Sejak tahap awal, Kholil aktif mendatangi kelompok tani, memetakan lahan yang berpotensi digarap, hingga memonitor pertumbuhan tanaman secara berkala menjelang masa panen yang diperkirakan berlangsung sekitar 105 hari setelah tanam.
“Kami ingin hadir bukan hanya sebagai pengayom masyarakat, tetapi juga menjadi mitra petani. Harapannya hasil panen nanti bisa meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional,” kata Kholil, Kamis (25/6/202
Menurutnya, keberhasilan sektor pertanian membutuhkan kerja sama banyak pihak. Karena itu, komunikasi dengan kelompok tani dan gabungan kelompok tani (Gapoktan) terus dibangun agar berbagai persoalan yang muncul di lapangan dapat segera dicarikan solusi.
Salah satu kendala yang masih sering dikeluhkan petani adalah ketersediaan pupuk bersubsidi. Persoalan tersebut menjadi perhatian dalam setiap kegiatan pendampingan yang dilakukan.
Baca Juga : Jemaah Haji Situbondo Kloter 87 Tiba Lebih Awal di Banyuglugur, Wabup Ulfiyah Sambut Langsung
“Kami berupaya menjembatani kebutuhan petani dengan pihak terkait. Ketika ada kendala, kami bantu menyampaikan dan mengoordinasikan agar bisa ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang ada,” imbuhnya.
Pendekatan yang dilakukan tersebut mendapat sambutan positif dari petani. Kehadiran aparat di tengah aktivitas pertanian dinilai memberikan semangat sekaligus memperkuat komunikasi antara petani dan pemerintah.
