Beri Sinyal Maju Ketum PBNU, Gus Yahya Sowan ke Dzuriyah Pendiri NU di Jombang
12 - Jul - 2026, 12:30
JATIMTIMES - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) bertemu Dzuriyah Pendiri NU KH Wahab Hasbullah di Jombang. Sowan Gus Yahya ke Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas ini juga memberikan sinyal dirinya kembali maju mencalonkan diri menjadi Ketua PBNU dalam Muktamar ke-35 di Jombang.
Gus Yahya tiba di Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas pagi tadi sekitar pukul 09.00 WIB. Setibanya di lokasi, Ketum PBNU ini langsung menuju Ndalem Kasepuhan dan disambut Ketua Majelis Pengasuh Ponpes Bahrul Ulum KH Hasib Wahab Chasbullah dan Ketua Umum Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum (YPPBU) Tambakberas KH Abdurrozaq Sholeh.
Baca Juga : Data Sementara 30 Persen, Catat 362 Ribu Wisatawan ke Kota Batu di Musim Libur Sekolah
Ketiga ulama kharismatik ini pun menggelar pertemuan di ruang utama Ndalem Kasepuhan. Pertemuan tersebut berlangsung sekitar 1 jam. Gus Yahya pun menyebut pertemuan itu sebatas silaturahmi dengan Dzuriyah Pendiri NU KH Wahab Hasbullah jelang Muktamar ke-35 NU yang akan digelar di Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang pada 27-31 Agustus 2026.
"Saya ingin sampaikan, saya sowan ke Ponpes Tambakberas ini secara pribadi meskipun status quo saya kira tak terlepaskan. Saya bahagia pada akhirnya tercapai keputusan Muktamar di Tambakberas ini," ujarnya usai melakukan pertemuan di Ndalem Kasepuhan Ponpes Tambakberas, Jombang, Minggu (12/06/2026).
Gus Yahya menyampaikan, Muktamar ke-35 di Ponpes Tambakberas ini telah memenuhi keinginan warga NU. Ia menilai, Muktamar NU tersebut akan mendapatkan berkah dari para ulama.
"Tambakberas ini adalah pesantren tempat salah seorang pendiri NU yaitu KH Wahab Hasbullah. Jadi Insyallah harapan Muktamar akan dinaungi berkah ulama maupun Muasis NU, Alhamdulillah ini membesarkan hati kita semua dan bisa menghasilkan keputusan-keputusan yang membawa maslahah bagi NU, jamiyahnya dan jamaahnya," ucapnya.
Baca Juga : Anak Bermain Api Picu Kebakaran Rumah hingga Lahan Tebu di Malang
Pada kesempatan itu, Gus Yahya kembali melemparkan sinyal dirinya akan maju mencalonkan diri sebagai calon Ketum PBNU pada Muktamar ke-35 NU. Ia menggap, dirinya masih memiliki hutang janji yang belum tuntas dilaksanakan pada periode kepemimpinanya sekarang.
"Dulu saya menyatakan maju sebagai ketua umum dengan janji-janji untuk melakukam sejumlah hal. Tapi kemudian karena keadaan ada beberapa hal yang saya janjikan belum terlaksana, otomatis saya berhutang. Nah secara syariat sebagai orang yang berhutang, saya harus minta waktu untuk melunasi hutang," kata Gus Yahya.
