Dari Rumah Bung Karno Hingga Makam WR Soepratman, Gerindra Surabaya Napak Tilas Sejarah Kemerdekaan
Reporter
Muhammad Choirul Anwar
Editor
Nurlayla Ratri
11 - Aug - 2026, 04:46
JATIMTIMES – Menyambut Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, DPC Partai Gerindra Kota Surabaya menggelar aksi refleksi sejarah dan sosial pada Selasa (11/8/2026). Dihadiri langsung oleh Ketua DPC Gerindra Surabaya Cahyo Harjo Prakoso, segenap pengurus DPC, serta jajaran Fraksi Gerindra DPRD Kota Surabaya, mereka mengajak puluhan anak yatim untuk melakukan rangkaian napak tilas sejarah.
Rombongan menyusuri rekam jejak perjuangan bangsa mulai dari rumah masa kecil Bung Karno, kediaman H.O.S. Tjokroaminoto di Peneleh, hingga berziarah bersama anak-anak yatim di Makam Pencipta Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, W.R. Soepratman, di kawasan Kenjeran, Surabaya.
Baca Juga : Besok Rebo Wekasan 2026, Ini Doa Tolak Bala Lengkap dengan Latin dan Artinya
Anggota Fraksi Gerindra DPRD Kota Surabaya, Alif Iman Waluyo, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk penghormatan atas jasa para pahlawan yang telah berjuang memerdekakan Indonesia.
“Tujuannya bagian dari mengingat sejarah dan tokoh-tokoh yang pernah berjuang memerdekakan Indonesia, khususnya di bulan Agustus ini kita memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-81 tahun,” ujar Alif di lokasi ziarah.
Selain menyusuri tempat-tempat bersejarah, rangkaian agenda peringatan kemerdekaan Gerindra Surabaya ini juga dijadwalkan berlanjut dengan silaturahmi ke kediaman para purnawirawan/veteran pejuang kemerdekaan.
Alif menjelaskan, keterlibatan anak-anak yatim dalam seluruh rangkaian napak tilas hingga ziarah makam ini bertujuan untuk menanamkan jiwa nasionalisme serta mengenalkan sosok pahlawan bangsa secara langsung sejak dini.
“Harapannya dengan mengajak adik-adik ini, setidaknya generasi muda ini tahu bahwasanya salah satu tokoh penting di Indonesia yaitu Bapak W.R. Soepratman yang menciptakan lagu Indonesia Raya. Kami ingin mengenalkan sosok beliau secara langsung kepada adik-adik,” jelasnya.
Baca Juga : Wali Kota Eri Ajak Mahasiswa Baru ITS Tetap Kritis di Tengah Euforia AI
Memasuki usia kemerdekaan Indonesia yang ke-81 tahun, Alif mengimbau masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang berpotensi memecah belah bangsa.
“Pesan dari kami, di umur Indonesia yang ke-81 tahun ini, agar masyarakat tidak mudah tergiring opini oleh berita-berita yang tidak rasional dan belum tentu akurat kebenarannya. Kita berharap seluruh elemen masyarakat dapat saling rukun, menjaga silaturahmi, dan saling support satu sama lain,” pungkasnya.
