Progres Alun-Alun Merdeka 95%, DLH Kota Malang Akan Lakukan Pengecekan Menyeluruh

Reporter

Hendra Saputra

Editor

Dede Nana

19 - Jan - 2026, 06:24

Plh Kepala DLH Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran Matondang (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Revitalisasi Alun-Alun Merdeka Kota Malang memasuki tahap akhir. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang memastikan progres pengerjaan ruang publik kebanggaan warga tersebut sudah mendekati sempurna dan tinggal menunggu sentuhan akhir sebelum dilakukan pengecekan menyeluruh.

Plh Kepala DLH Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran Matondang, mengungkapkan bahwa hingga awal pekan ini, tingkat penyelesaian Alun-Alun Merdeka telah mencapai hampir 95 persen. Ia optimistis seluruh pekerjaan bisa dirampungkan sesuai target.

Baca Juga : Pimpin Apel Pagi, Ini Pesan Penting Gus Qowim Untuk OPD 

"Sampai hari ini untuk Alun-Alun Merdeka sudah mendekati 95% dan tinggal finishing. Karena besok sudah selesai dan nanti tanggal 21 kita akan melakukan pengecekan lokasi," ujar Raymond saat dikonfirmasi.

Ia menjelaskan, pekerjaan yang tersisa saat ini lebih difokuskan pada pembersihan area secara menyeluruh. Seluruh fasilitas utama dipastikan sudah melalui tahap uji coba dan pengecekan fungsi.

"Pembersihan-pembersihan. Jadi untuk air mancur kemarin sudah dites, dicoba. Lampu sudah dites. Untuk kamar mandi, toilet, maupun ruang laktasi juga sudah dicek dan dibersihkan. Hari ini tinggal finalisasi kebersihan kegiatan secara keseluruhan. 

“Dari perencanaan yang sudah ada, sudah terlaksana semua. Mudah-mudahan hari ini sampai nanti jam 5 sore sudah selesai, sehingga besok tanggal 20 hari terakhir dicek apakah sudah benar-benar 100 persen atau belum," jelasnya.

Selain penyelesaian fisik, DLH Kota Malang juga menyiapkan langkah lanjutan terkait perawatan Alun-Alun Merdeka. Termasuk pengajuan tambahan fasilitas melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Jatim.

Raymond menuturkan, pihaknya memang telah mengajukan usulan perawatan dan penambahan sarana, namun proses tersebut menunggu serah terima resmi dari pihak Bank Jatim kepada DLH Kota Malang.

"Kebetulan dari kami, Dinas Lingkungan Hidup, memang mengajukan tapi nunggu penyerahan dulu. Karena posisinya lokasi itu kan kita serahkan ke Bank Jatim (melalui CSR), begitu nanti selesai dari Bank Jatim menyerahkan lagi ke Dinas Lingkungan Hidup. Setelah itu baru kita akan segera lakukan pengajuan untuk anggaran tambahan perawatan Alun-Alun, ditambah kemarin kita mengajukan toilet portabel," katanya.

Baca Juga : Kasus Penggelapan Properti, DPRD Surabaya Buka Jalur Satgas Anti Mafia Tanah

Terkait nilai anggaran, Raymond menyebut belum ada angka pasti yang ditetapkan. Namun secara detail, jenis kegiatan dan kebutuhan perawatan telah disampaikan kepada pihak Bank Jatim.

"Secara nilai kita belum tentukan nilainya, tetapi secara kegiatan apa yang dilakukan sudah kami sampaikan. Mulai dari pengecatan tempat-tempat duduk dengan atap yang dari besi itu. Ternyata kemarin dari kegiatan tambah kurang di adendum, itu ada penambahan untuk cat tersebut. Sehingga untuk secara kondisi nantinya, yang kemarin terdapat kekurangan itu sudah terpenuhi. Cuma nanti tinggal perawatannya," ungkapnya.

Tak hanya untuk Alun-Alun Merdeka, DLH Kota Malang juga mengajukan penambahan toilet portabel untuk mendukung berbagai kegiatan di bawah naungan dinas tersebut. Selama ini, ketersediaan fasilitas sanitasi dinilai masih belum mencukupi.

"Untuk toilet portabel, kita butuhkan bukan hanya untuk di Alun-Alun, tapi untuk kegiatan secara keseluruhan di Dinas Lingkungan Hidup. Karena di DLH cuma ada dua bus toilet atau truk toilet, selama ini selalu kekurangan. Makanya kita ngajukan dua atau tiga lagi," pungkas Raymond.