Bupati Malang Tekankan Peningkatan PAD pada Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD 2027
Reporter
Ashaq Lupito
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
19 - Jan - 2026, 09:28
JATIMTIMES - Bupati Malang HM. Sanusi dan Wakil Bupati Malang Hj. Lathifah Shohib menghadiri Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Malang Tahun 2027. Agenda yang berlangsung di Pendapa Agung Kabupaten Malang tersebut ditujukan untuk menjawab isu-isu strategis di tahun 2027 mendatang.
Mengawali sambutannya, Sanusi turut menyampaikan ucapan terima kasih serta apresiasinya kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Kabupaten Malang Tahun 2027 tersebut.
Baca Juga : Percobaan Bunuh Diri Terulang, Pemkot Malang Siapkan Pendekatan Mental
"Kami bersama-sama telah mencurahkan ide, gagasan, sumbangsih pemikiran, saran, serta berbagai masukan konstruktif lainnya guna perumusan dan penyusunan Rancangan Awal RKPD Kabupaten Malang Tahun 2027,” ungkapnya.
Secara garis besar pada Forum Konsultasi Publik tersebut, disampaikan Sanusi, merupakan tahap awal untuk menjaring aspirasi dari seluruh pemangku kepentingan. Selain itu juga sekaligus menghimpun berbagai keinginan dan harapan dari para pemangku kepentingan terhadap program pembangunan daerah pada tahun 2027.
"Ke depan tantangan pembangunan daerah termasuk di Kabupaten Malang akan semakin berat. Sehingga dalam penyusunan RKPD ini, seluruh perangkat daerah diminta untuk menjabarkan visi dan misi daerah secara optimal," tuturnya.
Sanusi menambahkan, penjabaran visi dan misi seluruh perangkat daerah tersebut juga diminta untuk mengedepankan skala prioritas, efisiensi, dan efektivitas program. Tujuannya guna mencapai Indikator Kinerja Utama (IKU) dan Indikator Kinerja Daerah (IKD).
"Para perangkat daerah juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), memperkuat ketahanan ekonomi, hingga meningkatkan daya saing daerah," imbuhnya.
Sanusi menyebut, beragam upaya termasuk peningkatan PAD tersebut juga harus dilakukan melalui analisis yang cermat. Terutama terhadap dinamika politik, sosial, dan ekonomi di tingkat lokal, nasional, dan regional secara sinergis bersama para pemangku kepentingan.
"Seluruh komponen pembangunan di Kabupaten Malang didorong untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi guna mewujudkan ketahanan dan kemandirian pangan serta energi yang berkelanjutan," ujarnya.
Baca Juga : Gerhana Matahari Total Terpanjang Abad Ini Dimulai 2026, Puncaknya Capai 6 Menit
Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang juga mengharapkan adanya partisipasi aktif masyarakat maupun unsur kelembagaan melalui masukan yang konstruktif. Tujuannya agar perencanaan pembangunan mampu menjawab persoalan yang ada saat ini. Sekaligus mengantisipasi tantangan ke depan secara komprehensif, inovatif, terintegrasi, dan berkelanjutan.
"Mari kita jadikan forum ini sebagai wadah untuk terus memperkuat sinergi pembangunan dengan tujuan yang jelas. Yakni untuk kemajuan daerah dan masyarakat, sekaligus kemakmuran warga Kabupaten Malang," imbuhnya.
Pada Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Kabupaten Malang tersebut, juga turut dihadiri oleh sejumlah pihak. Yakni mulai dari Ketua DPRD Kabupaten Malang, Forkopimda Kabupaten Malang, Bappeda Provinsi Jawa Timur, hingga Sekretaris Daerah Kabupaten Malang.
Selain itu, jajaran Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Malang, Ketua MUI Kabupaten Malang, pimpinan perbankan, hingga para pimpinan instansi vertikal serta seluruh camat se-Kabupaten Malang juga turut hadir secara daring.
"Semoga Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Kabupaten Malang ini dapat berjalan dengan baik dan lancar. Sehingga nantinya akan mampu menghasilkan yang terbaik bagi kemajuan daerah maupun masyarakat Kabupaten Malang secara lebih luas," pungkas Sanusi.
