Foto peserta orasi
Foto peserta orasi

Pelantikan perangkat Desa Waruk Kalong Kecamatan Kwadungan diwarnai unjuk rasa peserta seleksi yang tidak lolos. Mereka menggelar orasi di depan kantor desa, pada Senin (03/08/2020).

Peserta seleksi ini datang menyuarakan bentuk kecurangan dalam seleksi penerimaan perangkat desa. Selain melakukan orasi mengecam adanya kolusi, massa juga menggelar poster dan spanduk bernada protes kecurangan.

Baca Juga : Gonjang-Ganjing BPNT Melebar ke Masalah E-warung, Kok Bisa?

 

Tak hanya itu, pengunjuk rasa juga menilai hasil ujian diduga penuh rekayasa. Bahkan banyak peserta lulusan S1 mengaku nilai hasil ujian yang diperolehnya kalah dengan yang hanya lulusan paket C.

"Aneh jika lulusan S1 malah kalah dengan lulusan ujian persamaan," ungkap Elma, calon Kaur Keuangan.

Sementara menyikapi dugaan kecurangan yang disampaikan para pengunjuk rasa, lurah  Desa Waruk Kalong, Juadi, menyatakan dengan tegas bahwa seleksi perangkat desa yang dilaksanakan tanpa ada rekayasa.

"Hasil seleksi sudah diserahkan oleh panitia, jika tidak saya lantik salah," jelas Juwadi.

Baca Juga : Akui Pegang Dua KKS, Warga Rejoagung Tegaskan Belum Pernah Ambil BPNT, Begini Faktanya

 

Unjuk rasa ini sendiri mendapat pengamanan ketat puluhan polisi dan Linmas, serta berlangsung aman terkendali.