Jerinx SID (Foto:  Warta Ekonomi)
Jerinx SID (Foto: Warta Ekonomi)

Kasus yang menjerat pemain drum I Gede Ari Astina alias Jerinx SID, hingga kini masih belum menemui titik terang. Diketahui, Jerinx telah dilaporkan oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Bali terkait unggahan yang menyebut "IDI kacung WHO."

"Gara-gara bangga jadi kacung WHO, IDI dan Rumah Sakit dengan seenaknya mewajibkan orang yang akan melahirkan untuk tes covid-19. Sudah banyak bukti hasil tes ngawur kenapa dipaksakan," tulis Jerinx di akun instagramnya.

Baca Juga : Foto Cak Malik Nikah Beredar, Nella Kharisma Malah Berbalas Pantun Mesra Sama Dory Harsa

Terkait hal ini, pihak Polda Bali telah memberikan surat panggilan kepada Jerinx tertanggal 30 Juli 2020. Namun, Jerinx tak memenuhi panggilan tersebut.  

Kini polisi kembali mengirim panggilan kedua kepada Jerinx pada hari ini Kamis (6/8/2020). Namun jika Jerinx tak memenuhi panggilan hari ini, polisi akan menjemput paksa.  

"Opsi pemanggilan paksa akan menjadi pilihan penyidik," ujar Direktur Reksrimsus Polda Bali Kombespol Yuliar Kus Nugroho.  

Selain itu, pihak kepolisian telah meminta keterangan ahli bahasa terkait postingan dalam akun Instagram Jerinx. Sementara penyidik akan tetap menggunakan azas praduga tak bersalah dalam kasus ini.  

"Kami mengikuti prosedur, setelah memeriksa, gelar perkara, jika memang ada pelanggaran UU akan dilanjutnya, jika tidak akan dihentikan," ujarnya.  

Baca Juga : Video Kocak Ini Viral, Perlihatkan Sosok Polisi Gagah Teriak Ketakutan Sama Jarum Suntik

Kendati demikian dikonfirmasi oleh pengacara Jerinx, Wayan Gendo kliennya akan memenuhi panggilan polisi hari ini. Itu pun jika ia tidak ada hal emergensi.

"Hadir, kalau ada emergency ya tidak," ujar Gendo.