Pelanggar Prokes sedang mengikuti sidang ditempat.
Pelanggar Prokes sedang mengikuti sidang ditempat.

Operasi yustisi di Kota Madiun terus dilakukan oleh tim gabungan yang melibatkan TNI, Polresta Madiun dan OPD (organisasi perangkat daerah) terkait. Ini terlihat dari operasi di Jalan Trunojoyo, tepatnya di perempatan Pasar Sleko, Kecamtan Taman, Kota Madiun, Rabu (30/9/2020).

Meski operasi dalam rangka penegakan protokol kesehatan tidak hentinya di lakukan oleh jajaran Polres Madiun,namun masih saja ditemukan warga yang melintas dengan tidak mematuhi protokol kesehatan.

Baca Juga : Dugaan Korupsi, Lembaga Nusantara Civil Society Organization Tuntut Kepala DLH Pamekasan Ditangkap

Hal ini terbukti dari belasan warga yang terkena razia. Di mana hanya dalam waktu satu jam, tim gabungan menjaring 14 warga yang melanggar protokol kesehatan.

“Dalam operasi selama satu jam di perempatan Sleko, kita berhasil menjaring 14 warga yang sedang melintas tidak menerapkan protokol kesehatan,” kata AKP Yogi Kabag Ops Polresta Madiun.

Yogi melanjutkan, terhadap para pelanggar itu di lakukan Rapid Test, kemudian mengikuti sidang di tempat. “Dari 14 warga yang terjaring operasi yang dilakukan jajaran Polresta Madiun bersama TNI tersebut ada 2 pelanggar yang menjalani sanksi sosial,” ujarnya.

Operasi yustisi akan terus dilakukan oleh Polres Madiun bersama TNI dalam rangka penegakan hukum protokol kesehatan sebagai bentuk pencegahan dan pengendalian Covid-19 di Kota Madiun.

Baca Juga : Sejumlah Pokmaswas Minta Tindak Tegas Nelayan Luar Bangkalan

"Dengan rutin dilakukannya operasi yutisi ini diharapkan masyarakat Kota Madiun lebih disiplin dalam melakukan protokol kesehatan. Agar bisa segera memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Mari jaga kesehatan, tingkatkan imun serta tetap patuhi protokol kesehatan Covid-19," tutupnya.