Wali Kota Madiun Maidi saat melepas 136 ribu benih ikan dari atas kapal. (Foto: Dokumen JatimTIMES)
Wali Kota Madiun Maidi saat melepas 136 ribu benih ikan dari atas kapal. (Foto: Dokumen JatimTIMES)

Setelah sebelumnya Wali Kota Madiun H Maidi menyebar 2 kwintal ikan lele di Kali Bantaran, kegiatan serupa kembali digelar hari ini (Selasa, 20/10/2020) siang. Maidi melepas 136 ribu benih ikan ke dalam embung yang ada di Kelurahan Pilang Bango, Kecamatan Kartoharjo.

Peningkatan sektor perikanan memang menjadi salah satu cara bagi Pemkot Madiun untuk menambah asupan gizi masyarakat, terutama dalam penanganan anak stunting. Untuk itu, bibit ikan berkualitas harus tersedia dalam jumlah yang cukup di Kota Madiun.

Baca Juga : Membanggakan, Kota Blitar Raih  Opini WTP 10 Kali Berturut-turut

Upaya ini rupanya mendapatkan apresiasi dari Pemprov Jawa Timur. Atas inisiatif yang sudah dilakukan, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jatim menyalurkan 75 ribu bibit ikan lokal kepada Pemkot Madiun.

Dalam kegiatan tersebut, Pemkot Madiun melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan juga menyediakan 61 ribu bibit ikan lokal. Sehingga, total ada 136 ribu bibit ikan lokal yang dilepaskan di Embung Bilang Bangun. Bibit yang dilepas di antaranya ikan gurame, tawes, wader dan tombro.

Menurut Maidi, tujuan dari penyebaran benih ikan tersebut dalam rangka meningkatkan sektor perikanan.

"Melalui kegiatan ini kami harap upaya mendukung gemar makan ikan di Kota Madiun semakin optimal. Serta, memberdayakan masyarakat sekitar untuk bisa budidaya ikan dan menggerakkan ekonomi rakyat," terangnya. 

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jatim Muhammad Gunawan Saleh menuturkan, kegiatan ini juga sekaligus sebagai upaya pengembangbiakan ikan lokal. Total ikan lokal di Jawa Timur mencapai 50 jenis. Namun saat ini baru 25 jenis ditemukan, dengan 15 jenis sudah bisa dikembangbiakkan dan 10 lainnya masih dalam tahap domestikasi.

Baca Juga : HPP Kota Batu Tolak Relokasi dan DED, Dewanti: Kita Berikan yang Terbaik untuk Revitalisasi

"Saat ini kami sudah menyebarkan 12 juta bibit ikan lokal termasuk di Kota Madiun. Dengan fasilitas yang luar biasa ini, kami harap Kota Madiun bisa menjadi pusat budidaya ikan yang berkualitas di Jatim," katanya.

Selain bibit ikan, Pemprov Jatim juga memberikan 52 sak pakan ikan perbulan, selama 3 bulan ke depan. Selain itu, juga ada timbangan, seser dan ember sebagai prasarana pelengkap budidaya ikan.

Selanjutnya, proses budidaya ikan akan dilaksanakan oleh Kelompok Masyarakat Pengawas (POKMASWAS) Bok Malang Pilang Bango.