Foto ilustrasi (istimewa)
Foto ilustrasi (istimewa)

Untuk mendengar langsung keluhan masyarakatnya, Wali Kota Madiun H Madiun bersama pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menjalankan program tidur di rumah warga. Kegiatan itu untuk menjaring aduan dan keluhan langsung dari warga.

Selain program tersebut, Maidi juga mendukung penuh Keterbukaan Informasi Publik (KIP) yang merupakan kewajiban badan publik untuk menyediakan informasi secara transparan, akuntabilitas, serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.

Baca Juga : Enam Kali Berturut-turut, Pemkab Malang Dapat Penghargaan Opini WTP

Hal itu seperti yang disampaikan Maidi saat monitoring evaluasi (monev) bersama Komisi Informasi Jawa Timur, Selasa 20/10/2020. Menurut Maidi, ini sesuai dengan visi misi Pancakarya, Madiun pintar, melayani, membangun, peduli dan terbuka.

"Apalagi di setiap RT sudah dipasang Wi-Fi untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses informasi, terutama informasi mengenai perkembangan Kota Madiun. Masyarakat juga diberikan kesempatan untuk menyampaikan saran dan masukan ke pemerintah melalui berbagai kanal," tambahnya.

Untuk lebih menjaring aspirasi dan memantapkan keterbukaan informasi, dirinya juga memiliki satu program yaitu wali kota bersama OPD tidur di rumah warga kurang mampu.

Baca Juga : Membanggakan, Kota Blitar Raih  Opini WTP 10 Kali Berturut-turut

“Setiap tahunnya kita juga melaksanakan monev untuk bahan evaluasi dengan adanya pengaduan dari masyarakat itu kita bisa tahu kekurangan dan apa yang harus diperbaiki. Sehingga, harapannya bisa membawa kesempurnaan untuk kota kita ini," tutupnya.