Tak Banyak yang Tahu, Inilah Sosok PNS Pertama di Indonesia | Ngawi TIMES

Tak Banyak yang Tahu, Inilah Sosok PNS Pertama di Indonesia

Oct 09, 2021 10:13
Ilustrasi (Foto: Tagar.id)
Ilustrasi (Foto: Tagar.id)

JATIMTIMES - Pembukaan lowongan calon pegawai negeri sipil (CPSN) selalu saja diserbu oleh jutaan orang. Hal itu juga terjadi saat pemerintah membuka lowongan CPNS 2021

Saat ini, CPNS tersebut telah mengikuti tes tahap pertama untuk bersaing mendapatkan profesi impian mereka. Bicara soal profesi PNS, tahukah kalian siapa orang Indonesia pertama yang menjadi PNS?

Baca Juga : Memperingati Maulid Nabi, Berharap Anugerah Bersalaman dengan Rasulullah Saw

 

Tak banyak orang yang tahu, ternyata PNS pertama di Indonesia adalah Sri Sultan Hamengkubuwono IX dengan NIP (Nomor Induk Pegawai) 010000001.

Hal tersebut diketahui melalui unggahan akun Twitter resmi Pemerintah Daerah Yogyakarta, @humas_jogja. Pada 29 November 2019 lalu, tepat HUT Korpri 48, akun itu mengunggah gambar kartu keanggotaan PNS milik Sri Sultan.

"Tahukah sedulur, bahwa Sri Sultan Hamengku Buwono IX adalah PNS pertama di Indonesia dengan NIP (Nomor Induk Pegawai) 010000001," tulis @humas_jogja.

Di gambar itu tertera foto Sri Sultan serta beberapa data lainnya, mulai dari NIP, nama, tanggal lahir, hingga tahun jadi pegawai. Dalam foto kartu keanggotaan tertulis Sri Sultan menjadi PNS sejak tahun 1940.

Foto kartu ini juga dilengkapi dengan tanda tangan Kepala Badan Administrasi Kepegawaian Negara (BAKN) A.E Manihuruk. Tokoh ini lah yang mengangkat dan melegalkan Sri Sultan sebagai seorang PNS.

091021_pns-pertama-di-indonesia.psd25de4b5f003f60ae.png

Meski Sri Sultan tertulis menjadi PNS sejak 1940, surat keanggotaan itu ditandatangani oleh Manihuruk pada tahun 1974.

"Alm. A.E Manihuruk yang mengangkat Sri Sultan Hamengku Buwono IX sebagai PNS pertama di Indonesia. Beliau merupakan Kepala Badan Administrasi Kepegawaian Negara yang saat itu statusnya bukan PNS, karena Kepala Badan kebanyakan berasal dari pejuang, tentara atau politikus," tulis penjelasan @humas_jogja.

Tentang Sri Sultan Hamengku Buwono IX

Sri Sultan Hamengku Buwono IX merupakan penguasa Yogyakarta ke 9 yang memiliki nama asli Gusti Raden Mas Dorodjatun. Ia menjabat sebagai penguasa Yogyakarta sejak tahun 1940 hingga 1988, atau selama 48 tahun.

Sri Sultan sering mondar-mandir masuk dalam jajaran pejabat negara, paling tinggi menjadi Wakil Presiden ke 2 Indonesia pada tahun 1973-1978. Ia juga merupakan Wakil Perdana Menteri ke 5 yang menjabat pada tahun 1950.

Baca Juga : Munas X PPNI di Bali, Penentu Arah Profesi Perawat

 

Sri Sultan menduduki beberapa jabatan menteri, mulai dari jadi Menteri Pertahanan pada tahun 1948-1949. Hingga Menteri Koordinator Ekonomi, Keuangan, dan Industri Indonesia pada tahun 1966-1973.

Meski memiliki darah bangsawan, Sri Sultan dikenal menjadi salah satu tokoh yang banyak menolong republik ini di masa awal berdiri. Bantuan yang paling terasa yakni saat masa Agresi Militer Belanda usai Indonesia merdeka, salah satunya dengan membantu perekonomian pemerintah. 

Di awal kemerdekaan Republik Indonesia, keadaan perekonomian memang sangat buruk. Kas negara pun kosong, pertanian dan industri rusak berat akibat bombardir tentara Belanda yang mau merebut kembali kekuasaannya di Indonesia. 

Blokade ekonomi yang dilakukan Belanda saat itu membuat perdagangan dengan luar negeri pun terhambat.  Kekeringan dan kelangkaan bahan pangan terjadi di mana-mana, termasuk Yogyakarta. 

Demi menjamin roda pemerintahan RI tetap berjalan, Sri Sultan lantas dengan kemurahan hatinya menyumbangkan kekayaannya sekitar 6 juta Gulden (mata uang Belanda saat itu) untuk membiayai pemerintahan. Sri Sultan menjadi PNS pertama di Indonesia sebelum ada gaji 13 seperti yang diterima PNS saat ini. 

Topik
cpns 2021 pns pertama pns pertama indonesia berita pns

Berita Lainnya