Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Agama

Niat Mandi Wajib Sebelum Puasa Ramadan 2026, Hukumnya Apa? Ini Penjelasannya

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : A Yahya

18 - Feb - 2026, 16:11

Placeholder
Ilustrasi seorang pria mandi. (Foto: Shutterstock)

JATIMTIMES - Menjelang Ramadan 2026, pertanyaan soal mandi wajib sebelum puasa kembali ramai dibahas. Di sejumlah daerah, tradisi mandi besar atau keramas pada malam terakhir Syakban masih dilakukan. Tak sedikit pula yang mengira mandi sebelum 1 Ramadan menjadi syarat sah puasa.

Lalu, bagaimana sebenarnya hukumnya? Secara fikih, mandi sebelum puasa Ramadan tidak wajib kecuali seseorang dalam keadaan hadas besar atau junub. Tidak ada tuntunan khusus dari Nabi Muhammad SAW yang mewajibkan mandi tertentu untuk menyambut awal Ramadan.

Baca Juga : Beroperasi di Bondowoso, Tiga Pelaku Curanmor Asal Luar Kota Ditangkap

Dikutip dari Rumaysho, tidak ditemukan dalil yang secara spesifik memerintahkan mandi menjelang 1 Ramadan. Artinya, mandi tersebut bukan bagian dari rukun maupun syarat sah puasa.

Puasa tetap sah meski seseorang tidak mandi pada malam pertama Ramadan, selama ia tidak dalam kondisi junub atau hadas besar.

Meski tidak diwajibkan, sebagian ulama menganjurkan mandi pada malam Ramadan sebagai amalan sunnah. 

Mengutip NU Online, dalam kitab I’anatut Thalibin, Sayyid Abu Bakar Syatha’ menyebutkan bahwa umat Islam dianjurkan mandi pada setiap malam sepanjang Ramadan. Tujuannya untuk menjaga kebersihan dan kesegaran tubuh agar lebih siap menjalankan ibadah puasa dan salat Tarawih.

Dalam kitab Hasyiyah al-Bajuri (1/81) juga dijelaskan bahwa mandi pada malam Ramadan bisa bernilai sunnah sebagai bentuk penyucian diri lahir dan batin.

Dengan demikian, mandi sebelum puasa Ramadan hukumnya sunnah bila diniatkan sebagai persiapan ibadah, bukan karena kewajiban syariat.

Kapan Mandi Jadi Wajib?

Mandi menjadi wajib apabila seseorang berada dalam kondisi hadas besar. Beberapa keadaan yang mewajibkan mandi antara lain:
• Berhubungan suami istri (jimak)
• Keluar mani
• Selesai haid
• Selesai nifas
• Melahirkan (wiladah)

Allah SWT berfirman dalam QS An-Nisa ayat 43: "...dan jangan (pula menghampiri masjid ketika kamu) dalam keadaan junub, kecuali sekadar berlalu (saja) sehingga kamu mandi (junub)..."

Dalam kondisi junub, mandi wajib harus dilakukan sebelum melaksanakan salat. Jika seseorang memasuki waktu Subuh dalam keadaan junub, puasanya tetap sah selama sudah berniat puasa. Namun, ia wajib segera mandi untuk menunaikan salat Subuh.

Niat Mandi Sunnah Menyambut Ramadan

Jika mandi dilakukan untuk menyambut Ramadan dan bukan karena hadas besar, berikut bacaan niatnya:

نَوَيْتُ أَدَاءَ الْغُسْلِ الْمَسْنُونِ لِي فِي هَذِهِ اللَّيْلَةِ مِنْ رَمَضَانَ اللَّهِ تَعَالَى

Latin: Nawaitu ada'al ghuslil masnuuni lii fii hadzihil lailati min ramadhaana lillaahi ta'aalaa.

Artinya: "Aku berniat menjalankan mandi yang disunnahkan kepadaku pada malam ini di bulan Ramadan karena Allah Ta'ala."

Niat dibaca dalam hati bersamaan dengan basuhan air pertama ke tubuh. Mandi ini bisa dilakukan jelang memasuki bulan Ramadhan atau sebelum magrib pada 1 Ramadhan. 

Niat Mandi Wajib

Bagi yang dalam keadaan hadas besar, berikut niat mandi wajib sebagaimana dikutip dari laman Kementerian Agama:

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ الْأَكْبَرِ لِلَّهِ تَعَالَى

Latin: Nawaitul ghusla liraf'il hadatsil akbar lillahi ta'aalaa.

Artinya: "Saya berniat mandi untuk menghilangkan hadas besar karena Allah Ta'ala."

Adapun niat mandi junub sebagai berikut:

Baca Juga : Sembunyikan Ribuan Pil Dobel L di Gudang Elpiji, Karyawan Swasta di Kediri Diciduk Polisi

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الحَدَثِ الْأَكْبَرِ مِنَ الْجِنَابَةِ فَرْضًا لِلَّهِ تَعَالَى

Latin: Nawaitul-ghusla lirafil hadatsil-akbari minal-jinaabati fardlan lillaahi ta'aalaa.

Artinya: "Saya niat mandi untuk menghilangkan hadas besar dari janabah, fardu karena Allah Ta'ala."

Tata Cara Mandi Wajib yang Benar

Tata cara mandi sebelum puasa Ramadan sama seperti mandi wajib atau mandi junub sebagaimana dicontohkan Rasulullah SAW.

Mengutip Baznas, berikut tahapannya:
• Membaca niat sesuai tujuan mandi.
• Mencuci kedua tangan sebanyak tiga kali.
• Membersihkan kemaluan dan bagian tubuh yang terkena najis dengan tangan kiri.
• Berwudu seperti hendak salat.
• Mengguyurkan air ke kepala tiga kali sambil menyela pangkal rambut agar merata.
• Mengguyurkan air ke seluruh tubuh, dimulai dari sisi kanan lalu kiri.
• Memastikan tidak ada bagian tubuh yang terlewat, termasuk lipatan kulit.
• Setelah selesai, dianjurkan membaca doa seperti doa setelah wudu.

Doa Setelah Mandi Wajib

Dilansir dari buku Praktik Mandi Janabah Rasulullah Menurut Empat Mazhab karya Isnan Ansory, berikut doa yang bisa dibaca:

أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ اللَّهُمَّ اجْعَلْنِى مِنَ التَّوَّابِينَ وَاجْعَلْنِى مِنَ الْمُتَطَهِّرِينَ

Arab latin: Asyhadu an laa ilaha illallahu wahdahu laa syarika lahu, wa asyhadu anna Muhammadan abduhu wa Rasuluhu, allahumma-jalni minattawwabina, waj-alni minal-mutathahirrina

Artinya: "Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah Yang Esa, tiada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Muhammad itu hamba-Nya dan utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku termasuk orang-orang yang bertobat dan jadikanlah aku pula termasuk orang-orang yang selalu menyucikan diri."

Demikian informasi lengkap terkait mandi wajib sebelum puasa Ramadan. Disimpulkan mandi wajib hanya diwajibkan bagi yang berada dalam kondisi hadas besar. Sementara mandi untuk menyambut Ramadan hukumnya sunnah menurut sebagian ulama dan bukan syarat sah puasa.

Tradisi keramas atau mandi menjelang Ramadan boleh dilakukan sebagai bentuk persiapan diri, selama tidak diyakini sebagai kewajiban agama. Semoga informasi ini bermanfaat. 


Topik

Agama ramadan mandi wajib mandi besar hukum mandi besar



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Ngawi Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

A Yahya