JATIMTIMES - Liburan di Bromo berubah jadi mimpi buruk bagi wisatawan Thailand. Tujuh koper berisi barang berharga senilai ratusan juta rupiah raib dicuri saat kendaraan mereka terparkir di Sukapura, Minggu (15/2/2026).
Petistiwa itu memicu peringatan serius dari DPD HPI (Himpunan Pramuwisata Indonesia) Jawa Timur kepada seluruh pramuwisata.
Baca Juga : Mahasiswi UIN Suska Dibacok Saat Hendak Sidang Skripsi, Diduga Perkara Cinta
Menanggapi insiden tersebut, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) HPI) Jawa Timur bergerak cepat dengan mengeluarkan instruksi khusus kepada seluruh anggotanya. Ketua DPD HPI Jawa Timur Sujai Asmed menegaskan pentingnya peningkatan kewaspadaan demi menjaga keamanan wisatawan sekaligus mempertahankan kepercayaan terhadap dunia pariwisata Jawa Timur.
“Dunia pariwisata Jawa Timur diguncang insiden pencurian besar yang menimpa rombongan wisatawan Thailand di kawasan Sukapura, Bromo. Menanggapi hal tersebut, kami mengeluarkan instruksi khusus kepada seluruh pramuwisata untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya dalam memperketat seleksi vendor transportasi,” kata Sujai Asmed.
Ia menambahkan, peristiwa tersebut menjadi pelajaran penting bagi seluruh pelaku wisata agar tidak lengah dalam menjaga keamanan tamu, terlebih jika melibatkan pihak ketiga seperti driver atau vendor transportasi. Terlebih pencurian yang dialami turis Thailand mengakibatkan kerugian materiil yang sangat besar.
“Sejumlah koper raib digondol pencuri saat kendaraan diparkir di kawasan Sukapura. Karena itu, kami meminta rekan-rekan pramuwisata memastikan hanya bekerja sama dengan driver yang memiliki rekam jejak jelas dan terverifikasi,” tegasnya, Kamis (26/2/2026).
Selain itu, Sujai mengingatkan agar pramuwisata selalu memberikan safety briefing kepada wisatawan, khususnya terkait penyimpanan barang berharga. Wisatawan diimbau untuk membawa barang penting seperti dokumen, gadget, dan uang tunai dalam tas kecil yang selalu melekat di tubuh serta menghindari meninggalkan barang berharga di dalam kendaraan.
Baca Juga : Hujan Lebat Ancam Sejumlah Wilayah Jatim Hari Ini, Berikut Daerah yang Terdampak
Menurut dia, kejadian ini merupakan tamparan keras bagi dunia pariwisata dan menjadi pengingat bahwa keamanan wisatawan merupakan tanggung jawab bersama.
“Kejadian ini menjadi pengingat bagi kita semua. Integritas profesi harus dijaga. Mari kita saling memantau dan melaporkan jika ada indikasi tindakan mencurigakan. Kita harus menjaga kepercayaan wisatawan dan memastikan Bromo serta Jawa Timur tetap menjadi destinasi yang aman dan nyaman,” kata Sujai.
DPD HPI Jawa Timur juga mendorong peningkatan koordinasi dengan pihak berwenang dan instansi terkait guna memperkuat sistem pengamanan wisata. Langkah ini diharapkan mampu mencegah kejadian serupa terulang sekaligus memulihkan kepercayaan wisatawan terhadap destinasi unggulan Jawa Timur, khususnya kawasan Bromo yang selama ini menjadi magnet wisata internasional.
