Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Pipa Bocor Picu Tanah Ambles 4 Meter, Pondasi Dapur Warga di Kelurahan Sisir Menggantung

Penulis : Prasetyo Lanang - Editor : A Yahya

11 - Mar - 2026, 20:19

Placeholder
Tanah ambles berdampak ke pondasi rumah warga di Jalan Imam Bonjol Gang II Kelurahan Sisir Kota Batu.(Foto: Dokumen BPBD)

JATIMTIMES – Warga di kawasan Jalan Imam Bonjol Gang II, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, dikejutkan dengan insiden tanah ambles. Tanah di area padat penduduk tersebut mendadak ambles dengan kedalaman mencapai 4 meter, hingga mengancam struktur bangunan rumah warga.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Batu, Suwoko, membenarkan informasi tersebut. Suwoko mengatakan, kejadian tersebut diketahui pada Selasa (10/3/2026) malam namun baru dilaporkan keesokan harinya. Suwoko mengungkapkan bahwa peristiwa ini bermula dari adanya kebocoran pada pipa saluran pembuangan.

Baca Juga : Dua Terdakwa Korupsi Pengadaan Tanah Polinema Dituntut 12 Tahun Penjara

Air yang berasal dari limbah dapur, kamar mandi, hingga saluran septictank merembes secara konsisten dan menggerus pondasi di bawah tanah. "Debit air yang terus mengalir dari pipa bocor tersebut menggerus tanah di sekitar pondasi septictank. Akibatnya, terjadi rongga di bawah permukaan tanah hingga akhirnya amblas," terang Suwoko saat dikonfirmasi, Rabu (11/3/2026).

Berdasarkan hasil kaji cepat personel BPBD di lapangan, area yang amblas memiliki dimensi panjang sekitar 260 cm dengan lebar 200 cm. Dampaknya cukup serius, pondasi di area ruang dapur milik warga menjadi menggantung karena kehilangan topangan tanah di bawahnya.

Kondisi ini praktis membuat fasilitas sanitasi atau septictank di lokasi tersebut tidak dapat dipergunakan untuk sementara waktu guna menghindari risiko amblesan susulan yang lebih luas.

"Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kondisi dapur yang menggantung tentu sangat berisiko bagi penghuni jika tidak segera ditangani secara permanen," imbuh Suwoko.

Saat ini, BPBD Kota Batu telah berkoordinasi dengan pihak Kelurahan Sisir, Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB), serta relawan untuk langkah penanganan lebih lanjut. Bantuan logistik untuk menunjang kerja bakti pemulihan area terdampak juga mulai didistribusikan.

Baca Juga : Truk Sayur Hilang Kendali usai Gagal Nanjak di Pandanrejo Batu, hingga Terguling Sejauh 50 Meter

Suwoko mengimbau kepada masyarakat, khususnya di wilayah padat pemukiman, untuk rutin mengecek instalasi pipa pembuangan di rumah masing-masing.

Menurutnya, kebocoran kecil yang dibiarkan dalam jangka panjang bisa menjadi "bom waktu" yang merusak struktur tanah dan bangunan. "Segera lakukan perbaikan jika ditemukan rembesan air pada pipa atau retakan pada lantai, terutama di area sensitif seperti septictank agar kejadian serupa tidak terulang kembali," pungkasnya.


Topik

Peristiwa tanah ambles tanah ambles kota batu bpbd kota batu suwoko kelurahan sisir



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Ngawi Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Prasetyo Lanang

Editor

A Yahya

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa