Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Tekan Lonjakan Harga Sembako, Pemkot Malang Jual Paket Bapok Murah dan Turunkan Harga Cabai

Penulis : Hendra Saputra - Editor : Dede Nana

12 - Mar - 2026, 11:06

Placeholder
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat (kanan) saat membantu masyarakat membawakan bahan pokok yang dibeli di Pasar Murah (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Kenaikan harga bahan pokok menjelang hari raya mulai dirasakan masyarakat. Pemerintah Kota (Pemkot) Malang pun bergerak melakukan berbagai langkah intervensi untuk menjaga stabilitas harga sekaligus membantu daya beli warga.

Salah satu langkah yang ditempuh adalah menggelar pasar murah hasil kolaborasi dengan Kejaksaan Negeri Kota Malang. Program ini menghadirkan paket bahan pokok dengan harga jauh di bawah pasaran agar masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan rumah tangga.

Baca Juga : Respons Masalah Infrastruktur Kota Batu, Wamenpar Janji Koordinasi Lintas Kementerian Soal Jalan Nasional

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menjelaskan, pasar murah tersebut merupakan bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID). Program ini juga menjadi bentuk intervensi langsung pemerintah terhadap lonjakan harga sejumlah komoditas.

“Ini pasar murah yang diadakan Pemkot Malang dengan Kejaksaan Negeri Kota Malang. Ini lokasi ketiga. Kita akan memberikan harga bahan pokok penting di bawah harga pasaran. Dengan hanya membeli Rp 50 ribu bisa membawa pulang beras 5 kilogram, minyak 2 liter, gula 1 kilogram. Ini premium. Harga di luar masih Rp 150 ribu,” ujar Wahyu.

Melihat tingginya minat masyarakat, distribusi paket sembako diatur menggunakan sistem kupon serta pembelian bergelombang agar penyaluran berjalan tertib dan merata. Karena pihaknya tidak ingin ada antrean panjang yang terjadi pada beberapa pasar murah sebelumnya. 

“Antusias masyarakat luar biasa. Dengan melihat situasi kondisi kemarin, kita atur dengan kartu dan bergelombang. Jadi tidak menumpuk pada jam yang sama. Mudah mudahan memberikan alur yang baik. Agar mereka dapat bahan pokok sesuai harapan mereka,” lanjutnya.

Dalam pelaksanaan pasar murah ini, setiap kecamatan mendapatkan sekitar 1.300 paket sembako. Jika dihitung secara keseluruhan, jumlah paket yang disiapkan mencapai ribuan untuk menjangkau lebih banyak masyarakat.

“Total per kecamatan 1.300. Kalo seluruhnya berarti dikali 5. Ini sebagai intervensi dari TPID untuk bisa memberi kenyamanan kepada masyarakat dengan harga terjangkau,” jelas Wahyu.

Selain sembako, pemerintah juga melakukan intervensi terhadap komoditas lain yang mengalami lonjakan harga cukup tinggi, salah satunya cabai.

“Kami juga intervensi bapok lainnya seperti cabai. Kemarin cabai itu masih Rp 120 ribu per kilogram. Hari ini kita intervensi Rp 80 ribu. Dijual setengah kilogram supaya dapat merata. Ini untuk mengurangi harga cabai yang tinggi,” ungkapnya.

Menurut Wahyu, tren kenaikan harga bahan pokok menjelang hari raya hampir selalu terjadi setiap tahun. Karena itu, TPID Kota Malang terus memperkuat koordinasi lintas instansi untuk menjaga stabilitas harga di pasaran.

“Menjelang hari raya cenderung naik. Kita juga akan menyiapkan beberapa strategi dari TPID. Seperti dari Pemkot, Kejari, BPS, dan Polresta dengan tim Satgas Pangan, dengan BI. untuk selalu memantau harga bahan pokok penting selalu terkendali,” tegasnya.

Baca Juga : Bapenda Kabupaten Malang Bersama Bank Jatim Sosialisasikan Pembayaran PBB Menggunakan QRIS

Kepala Kejaksaan Negeri Kota Malang Tri Joko mengatakan pihaknya turut terlibat dalam kegiatan pasar murah. Hal ini sebagai bentuk dukungan terhadap upaya menjaga stabilitas harga sembako di masyarakat.

“Kami bersyukur bisa turut serta dalam pasar murah. Menjelang hari raya harga sembako naik. Maka kami turun tangan. Kami sudah keliling dengan pak wali. Lalu kami mengadakan pasar murah. Kebetulan pak wali menyempatkan di acarakan di sini,” kata Tri Joko.

Ia juga memastikan kejaksaan akan ikut mengawal kondisi distribusi bahan pokok agar tidak terjadi kelangkaan di tengah masyarakat. “Dan kami sebagai penegak hukum Kejaksaan juga turut serta nantinya kami bisa memberikan masyarakat bahwa kelangkaan bahan pokok tidak ada dan tetap stabil,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu warga, Suwarni, mengaku program pasar murah sangat membantu masyarakat. Terutama di tengah mahalnya harga bahan pokok di pasar.

“Saya dapat info dari Tiktok kemarin. Lalu dapat kupon dulu dari Kelurahan Blimbing. Alhamdulillah ini lebih murah dari pasar,” ungkap Suwarni. 

Ia berharap kegiatan serupa terus dilakukan karena harga bahan pokok di pasar saat ini masih cukup tinggi. “Harga bahan pokok penting di pasar sekarang sangat mahal, sangat meresahkan. Ini sangat membantu sekali,” pungkasnya.

 


Topik

Pemerintahan pasar murah wali kota malang wahyu hidayat



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Ngawi Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Hendra Saputra

Editor

Dede Nana

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan