Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Tol Malang-Kepanjen Tingkatkan Lalu Lintas Harian ke Pantai Selatan, Akhir 2026 Review FS Rampung

Penulis : Tubagus Achmad - Editor : A Yahya

02 - Apr - 2026, 14:27

Placeholder
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM) Kabupaten Malang Khairul Isnaidi Kusuma saat ditemui di Pendapa Agung Kabupaten Malang, Kamis (2/4/2026). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Rencana pembangunan jalan tol dari Malang ke Kepanjen menunjukkan sinyal positif untuk segera terealisasi dalam rangka mendukung peningkatan Lalu-lintas Harian Rata-rata (LHR) ke kawasan Pantai Selatan atau Pansela. 

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM) Kabupaten Malang Khairul Isnaidi Kusuma menyampaikan, bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang telah melakukan presentasi ke Kementerian Pekerjaan Umum RI terkait dengan potensi-potensi yang dimiliki Kabupaten Malang serta efek domino ketika jalan tol Malang-Kepanjen memiliki exit tol yang mengarah ke Pansela. 

Baca Juga : Lolos SNBP 2026? Ini Hal yang Harus Dihindari dan Wajib Dilakukan agar Tidak Rugi

Pasalnya saat ini, untuk rencana exit tol dari jalan tol Malang-Kepanjen sementara ini akan ditempatkan di wilayah Pakisaji, Gondanglegi dan Kromengan. Namun, penetapan jumlah exit tol tetap bergantung pada keputusan dari Kementerian PU RI. Karena semakin banyak exit tol juga akan menambah biaya. 

"Tapi yang penting mengarah ke Gondanglegi agar terkoneksi dengan jalan Gondanglegi-Balekambang supaya bisa menghidupkan Pansela, agar Pansela itu LHR nya tinggi. Karena sudah berapa anggaran yang dikeluarkan oleh kementerian untuk menghidupkan Pansela, tetapi LHR nya masih rendah," ungkap pria yang akrab disapa Oong kepada JatimTIMES.com, Kamis (2/4/2026). 

Oleh karena itu, pihaknya mengusulkan agar jalan tol Malang-Kepanjen dapat terhubung dengan jalan Gondanglegi-Balekambang yang mengarah ke Pansela. Sehingga dengan begitu dapat membuat LHR ke Pansela semakin meningkat. 

"Ini kita usulkan agar bisa disambungkan, pasti LHR nya naik. Itu yang membuat DJPI (Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastruktur) Kementerian PU RI tertarik karena mendengarkan presentasi kita seperti itu di kementerian," kata Oong. 

Lebih lanjut, untuk pembangunan jalan tol Malang-Kepanjen yang diperkirakan memiliki panjang sekitar 30 kilometer ini membutuhkan biaya sekitar Rp 10,04 triliun. Namun rencana anggaran itu pun diupayakan untuk ditekan, tetapi tidak menghilangkan esensi dari keberadaan jalan tol Malang-Kepanjen tersebut. 

Untuk itu, persiapan kegiatam review Feasibility Study (FS) atau studi kelayakan dan basic design atau desain dasar mulai dari aspek teknis, sosial, ekonomi hingga pembiayaan akan mulai dilakukan pada Bulan April 2026 atau Mei 2026 ini dan ditargetkan selesai pada Desember 2026 mendatang. 

Baca Juga : Dugaan Nunggak Vendor CCTV hingga Rp105 Juta, Begini Klarifikasi Manajemen New Wistaa Wendit

"Kebutuhan anggarannya Rp 10,04 triliun. Tapi itu diupayakan untuk ditekan. Makanya review FS itu selain teknis, sosial, dampak ekonomi, termasuk pembiayaan. Makanya kalau exit tol Pakisaji dikurangi itu (biayanya) berkurang berapa, bisa menambali kenaikan-kenaikan (kebutuhan) yang ada," tutur Oong. 

Sementara itu, disinggung akankah di tahun 2027 sudah bisa mulai dilakukan proses persiapan pembangunan infrastruktur jalan tol Malang-Kepanjen, Oong mengaku optimis. Namun ia berdoa agar tidak terjadi hal-hal yang bersifat force majeure atau peristiwa luar biasa di luar kendali seperti pandemi Covid-19 ataupun seperti sekarang ini yakni kondisi geopolitik yang masih memanas. 

"Insya Allah (tahun 2027 mulai persiapan pembangunan). Kita masih sangat optimis. Ya mudah-mudahan dunia ini menjadi aman ya. Sebenarnya dulu sudah mau di eksekusi tapi terkena Covid-19, sekarang geopolitik. Itu saja kendalanya, kalau di kementerian oke-oke saja," pungkas Oong.


Topik

Pemerintahan Tolong Malang Kepanjen pantai malang Selatan Khairul Isnaidi Kusuma



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Ngawi Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Tubagus Achmad

Editor

A Yahya