Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Fakta Kapal Gamsunoro Viral, Pertamina Jelaskan Soal Kru Asing dan Operasional Internasional

Penulis : Mutmainah J - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

21 - Apr - 2026, 12:11

Placeholder
Kapal Pertamina di Selat Hormuz Tanpa WNI yang diungkap konten kreator asal Indonesia. (Foto: screenshot)

JATIMTIMES - Isu mengenai kapal tanker Gamsunoro milik Pertamina yang disebut diawaki kru asing ramai diperbincangkan di media sosial. Video yang beredar memicu berbagai spekulasi, terutama setelah kapal tersebut dikabarkan belum bisa melintasi Selat Hormuz yang tengah menjadi sorotan.

Menanggapi hal tersebut, pihak PT Pertamina International Shipping (PIS) akhirnya memberikan penjelasan resmi. Pjs Corporate Secretary PIS, Vega Pita, menegaskan bahwa penggunaan kru asing dalam operasional kapal internasional merupakan hal yang wajar dalam industri pelayaran global.

Baca Juga : Kandang Ayam di Suruhankidul Ludes Terbakar Tengah Malam, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Menurutnya, dalam melayani rute internasional, kapal-kapal PIS memang bekerja sama dengan pihak ketiga, baik dalam hal penyewaan kapal maupun manajemen awak. Skema ini lazim dilakukan untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing perusahaan di pasar global.

“Kapal Gamsunoro merupakan salah satu armada yang melayani pasar internasional, termasuk kawasan Asia, Eropa, Amerika, hingga Afrika,” jelas Vega dalam keterangan tertulis yang dikutip pada Selasa (21/4/2026).

Ia menambahkan, saat ini kapal tersebut sedang disewa oleh pihak ketiga. Dalam praktiknya, pihak penyewa memiliki kewenangan untuk merekrut awak kapal sesuai regulasi internasional serta standar operasional yang berlaku.

Sebagai bagian dari Pertamina Group, PIS memang difokuskan untuk mengembangkan bisnis angkutan laut di pasar internasional. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memperluas jangkauan bisnis sekaligus meningkatkan kontribusi terhadap devisa negara.

Vega menegaskan bahwa ekspansi global tersebut juga bertujuan memperkuat posisi Indonesia dalam industri maritim dunia.

“Ini merupakan strategi untuk meningkatkan daya saing perusahaan dan memperbesar peran Indonesia di sektor pelayaran internasional,” ujarnya.

Meski isu kru asing mencuat, Pertamina memastikan bahwa mayoritas awak kapal mereka tetap berasal dari Indonesia. Bahkan, proporsinya mencapai sekitar 94 persen dari total pelaut yang bekerja di seluruh armada Pertamina Group.

Saat ini, jumlah awak kapal warga negara Indonesia (WNI) yang bekerja di kapal Pertamina, baik untuk rute domestik maupun internasional, tercatat mencapai sekitar 4.090 orang.

Sementara itu, jumlah pelaut asing relatif kecil, yakni sekitar 278 orang atau hanya sekitar 6 persen dari total keseluruhan.

Pertamina menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan talenta pelaut dalam negeri agar mampu bersaing di tingkat global, sekaligus memperkuat industri maritim nasional.

Baca Juga : STIE Malangkuçeçwara Cetak Mahasiswa Unggul Optimalkan Pembelajaran Daring Global Coursera

Sebelumnya, narasi soal kapal Gamsunoro yang disebut diisi kru asal India viral di media sosial setelah sebuah video dibagikan oleh akun Instagram @andrianumar.

Dalam narasinya, peristiwa itu terjadi pada 18 April 2026 saat kreator tersebut berada di jalur pelayaran internasional di Selat Hormuz, salah satu jalur distribusi minyak paling strategis di dunia.

Di tengah pelayaran, ia melihat kapal tanker GMT Gamsunoro yang merupakan bagian dari armada Pertamina. Kapal tersebut terpantau sedang melempar jangkar, diduga akibat situasi keamanan di wilayah tersebut yang kembali memanas.

Merasa penasaran sekaligus ingin menyapa, ia mencoba melakukan komunikasi radio dengan harapan bisa berbincang dengan sesama pelaut Indonesia. Namun, hal itu tidak terwujud.

Dalam video yang direkam, ia berkomunikasi dalam bahasa Inggris dengan kru kapal. Dari percakapan tersebut, diketahui bahwa awak kapal yang bertugas saat itu merupakan warga negara India.

“Karena aku berharap ada orang Indonesia. Syok pasti!” ujarnya dalam video tersebut.

Ia juga mengaku merasa kecewa. “Sebagai putra bangsa pasti kecewa,” tambahnya.

Penjelasan dari Pertamina ini diharapkan dapat meluruskan informasi yang beredar di masyarakat terkait kapal Gamsunoro. Selain itu, publik juga diharapkan bisa memahami bahwa penggunaan kru asing dalam pelayaran internasional merupakan praktik umum yang tetap mengacu pada regulasi dan standar global.


Topik

Peristiwa Tenaga Kerja Asing Selat Hormuz Kapal Minyak Kapal Gamsunoro Video Viral Pertamina Kru Asing Operasional Internasional



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Ngawi Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Mutmainah J

Editor

Sri Kurnia Mahiruni