JATIMTIMES - Bupati Malang HM. Sanusi menerima tiga penghargaan sekaligus untuk Kabupaten Malang dalam kegiatan Indonesia Halal Ecosystem Summit 2026 dan UB Halal Metric Award 2026 yang digelar di Auditorium Algoritma Fakultas Ilmu Komputer (Filkom) Universitas Brawijaya (UB).
Ketiga penghargaan yang terima Bupati Malang HM. Sanusi untuk Kabupaten Malang yakni pada sektor pemerintahan dan industri dengan raihan Gold Award Innovation, Collaboration and Public Empowerment (ICPE); Bronze Policy; dan Bronze Infrastructure.
Baca Juga : Dinsos Kota Blitar Koordinasi dengan Pendamping PKH, Verifikasi Calon Siswa Sekolah Rakyat Disiapkan
Kegiatan Indonesia Halal Ecosystem Summit 2026 dan UB Halal Metric Award 2026 dihadiri langsung Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Ahmad Haikal Hassan, Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Rektor Universitas Brawijaya Widodo, serta jajaran civitas akademika UB dan para kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Jatim.
Selain itu, hadir pula jajaran kepala daerah di Provinsi Jawa Timur di antaranya Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Bupati Lumajang Indah Amperawati, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo dan Bupati Bojonegoro Setyo Wahono.
Bupati Malang HM. Sanusi menyampaikan, keikutsertaan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang dalam kegiatan Indonesia Halal Ecosystem Summit 2026 dan UB Halal Metric Award 2026 merupakan wujud komitmen Pemkab Malang dalam mendorong daya saing produk halal.
"Keikutsertaan Kabupaten Malang dalam ajang ini sekaligus menegaskan peran aktif pemerintah daerah dalam mendorong daya saing produk halal, baik di tingkat nasional maupun global, sejalan dengan upaya menjadikan Indonesia sebagai pusat industri halal dunia," ungkap Sanusi, Selasa (5/5/2026).
Baca Juga : Soft Launching Galeri DIKTA SuaR, Mbak Cicha: Bentuk Dukungan Pemkab Kediri untuk Disabilitas Mandiri
Lebih lanjut, tiga penghargaan yang diraih sekaligus untuk Kabupaten Malang ini menurutnya bentuk apresiasi atas komitmen Pemkab Malang dalam mendukung pengembangan eksosistem halal, secara khusus di wilayah Kabupaten Malang.
"Khususnya melalui penguatan kebijakan, infrastruktur, serta pemberdayaan sektor industri halal di daerah," pungkas Sanusi.
