Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Iran Ajukan Syarat Khusus ke FIFA demi Bisa Tampil Aman di Piala Dunia 2026

Penulis : Mutmainah J - Editor : A Yahya

11 - May - 2026, 16:37

Placeholder
Timnas Iran. (Foto: AFP)

JATIMTIMES - Keikutsertaan Timnas Iran di ajang Piala Dunia 2026 kembali menjadi perhatian publik dunia. Di tengah situasi politik yang memanas antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel, muncul kekhawatiran bahwa Iran akan mengalami hambatan untuk tampil di turnamen sepak bola terbesar tersebut.

Seperti diketahui, Amerika Serikat menjadi salah satu tuan rumah Piala Dunia 2026 bersama Kanada dan Meksiko. Kondisi itu membuat isu keamanan, visa, hingga hubungan diplomatik menjadi sorotan utama menjelang turnamen berlangsung.

Baca Juga : 14 Mei Libur Apa? Ini Penjelasan Lengkap soal Long Weekend Mei 2026

Meski sempat diragukan bakal tampil, Federasi Sepak Bola Iran akhirnya memastikan bahwa Timnas Iran tetap akan berpartisipasi di Piala Dunia 2026. Namun, mereka mengajukan sejumlah syarat kepada FIFA agar seluruh aktivitas tim selama berada di Amerika Utara dapat berjalan lancar dan aman.

Iran Minta Jaminan Visa untuk Pemain dan Staf

Presiden Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj, mengatakan pihaknya meminta FIFA memberikan kepastian terkait izin masuk atau visa bagi seluruh pemain dan staf pelatih Iran.

Permintaan itu terutama ditujukan bagi pemain maupun ofisial yang pernah menjalani wajib militer di Garda Revolusi Iran atau IRGC. Beberapa nama yang disebut antara lain striker Inter Milan, Mehdi Taremi, serta kapten timnas Iran, Ehsan Hajsafi.

“Semua pemain dan staf teknis, khususnya mereka yang telah melakukan wajib militer dengan Garda Revolusi Iran atau IRGC, seperti Mehdi Taremi dan Ehsan Hajsafi, harus diberikan visa tanpa masalah,” kata Mehdi Taj dikutip dari USA Today⁠, Senin (11/5/2026).

Permintaan tersebut dinilai penting karena hubungan diplomatik Iran dan Amerika Serikat masih berada dalam situasi sensitif. Iran khawatir beberapa pemain atau ofisial akan mengalami kendala administratif saat memasuki wilayah Amerika Serikat.

Kekhawatiran Iran bukan tanpa alasan. Pada bulan lalu, Mehdi Taj dilaporkan tidak diizinkan masuk ke Kanada untuk menghadiri Kongres FIFA.

Penolakan itu disebut berkaitan dengan latar belakang Taj yang pernah bertugas di Garda Militer Iran. Kejadian tersebut membuat Federasi Sepak Bola Iran semakin waspada terhadap potensi hambatan serupa saat Piala Dunia 2026 berlangsung.

Karena itu, Iran meminta FIFA ikut menjamin agar seluruh delegasi resmi mereka mendapatkan perlakuan yang adil dan tidak mengalami diskriminasi selama turnamen.

Minta Delegasi Tidak Diperiksa Berlebihan

Selain visa, Federasi Sepak Bola Iran juga meminta agar para delegasi resmi yang sudah memegang izin masuk tidak mendapatkan pemeriksaan atau pertanyaan berlebihan dari petugas imigrasi di Amerika Serikat.

Iran berharap proses kedatangan tim dapat berjalan normal seperti negara peserta lainnya tanpa adanya perlakuan khusus yang berpotensi mengganggu persiapan tim.

Permintaan ini muncul karena Iran menilai atmosfer politik global bisa memengaruhi kenyamanan pemain maupun ofisial ketika tiba di negara tuan rumah.

Lagu Kebangsaan dan Bendera Iran Diminta Dihormati

Tak hanya soal administrasi dan keamanan, Iran juga menyoroti penghormatan terhadap simbol negara selama Piala Dunia berlangsung.

Federasi Sepak Bola Iran meminta agar lagu kebangsaan Iran tetap diperdengarkan secara resmi dan dihormati sebelum pertandingan dimulai.

Selain itu, mereka juga meminta FIFA memastikan bendera resmi Iran tetap diperbolehkan berkibar di stadion selama turnamen berlangsung.

Baca Juga : 5 Kota Terbaik Buat Kulineran 2026, Surga Makan Favorit Traveler Dunia untuk Libur Panjang

Bagi Iran, hal tersebut menjadi bagian penting dari penghormatan terhadap identitas negara peserta dalam ajang internasional sebesar Piala Dunia.

Konferensi Pers Diminta Fokus ke Sepak Bola

Mehdi Taj juga meminta agar sesi konferensi pers pemain dan pelatih Iran tidak diarahkan ke isu politik atau konflik internasional.

Iran berharap seluruh pertanyaan dari media hanya berkaitan dengan pertandingan, strategi tim, kondisi pemain, maupun hal-hal teknis seputar sepak bola.

Permintaan ini diajukan untuk menghindari tekanan tambahan terhadap pemain yang dinilai bisa mengganggu fokus tim selama bertanding di Piala Dunia.

Iran Khawatir Demonstrasi Diaspora di AS

Salah satu perhatian terbesar Iran adalah potensi aksi demonstrasi dari diaspora Iran yang tinggal di Amerika Serikat.

Sebagian diaspora Iran dikenal sebagai kelompok oposisi pemerintah Iran. Federasi Sepak Bola Iran khawatir aksi protes tersebut dapat mengganggu keamanan tim selama berada di Amerika Utara.

Karena itu, Iran meminta adanya pengamanan ekstra mulai dari bandara, hotel tempat menginap, hingga perjalanan menuju stadion pertandingan.

Langkah pengamanan tersebut dianggap penting demi menjaga kenyamanan dan keselamatan seluruh anggota tim selama mengikuti turnamen.

Piala Dunia 2026 akan menjadi edisi paling besar dalam sejarah FIFA. Turnamen tersebut untuk pertama kalinya diikuti oleh 48 negara peserta dengan total 104 pertandingan.

Amerika Serikat akan menjadi tuan rumah utama dengan sebagian besar pertandingan digelar di negara tersebut. Sementara Kanada dan Meksiko juga akan menjadi lokasi pertandingan di beberapa kota.

Besarnya skala turnamen membuat FIFA harus bekerja ekstra untuk memastikan seluruh negara peserta mendapatkan perlakuan yang sama, termasuk terkait keamanan, visa, dan kenyamanan selama kompetisi berlangsung.

Situasi yang dihadapi Iran pun diperkirakan menjadi salah satu tantangan diplomatik terbesar yang harus dihadapi FIFA menjelang Piala Dunia 2026.


Topik

Peristiwa piala dunia timnas iran piala dunia 2026 fifa israel



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Ngawi Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Mutmainah J

Editor

A Yahya

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa