Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Kesehatan

Musim Kemarau Bikin Kaki Pecah-Pecah, Kenali Penyebab dan Cara Mengobatinya

Penulis : Mutmainah J - Editor : Dede Nana

14 - Jun - 2026, 16:02

Placeholder
Ilustrasi kaki pecah-pecah saat kemarau. (Foto: iStock)

JATIMTIMES - Musim kemarau tidak hanya membuat cuaca terasa lebih panas, tetapi juga dapat memicu berbagai masalah kulit. Salah satu yang paling sering dialami adalah telapak kaki pecah-pecah. Kondisi ini umumnya diawali dengan kulit yang kering, kasar, lalu muncul retakan kecil yang bisa menimbulkan rasa perih hingga nyeri saat berjalan.

Meski terlihat sepele, kaki pecah-pecah dapat mengganggu aktivitas sehari-hari jika tidak segera ditangani. Kabar baiknya, kondisi ini bisa diatasi dengan perawatan sederhana, termasuk menggunakan bahan-bahan alami yang mudah ditemukan di rumah.

Baca Juga : Bhayangkara Run 2026 Cetak Sejarah Baru, Ribuan Manusia Kepung Kota Magetan

Sebelum mencari cara mengatasinya, penting untuk mengetahui terlebih dahulu apa saja penyebab telapak kaki pecah-pecah.

Penyebab Telapak Kaki Pecah-Pecah

Dilansir dari WebMD, ada berbagai faktor yang dapat menyebabkan kulit telapak kaki menjadi kering hingga pecah-pecah, antara lain:

• Perubahan cuaca yang ekstrem, terutama saat udara menjadi lebih kering.

• Terlalu lama berdiri setiap hari.

• Sering berjalan tanpa alas kaki.

• Jarang menggunakan pelembap pada kaki.

• Terlalu sering mandi atau berendam dengan air panas.

• Infeksi jamur pada kulit kaki.

• Penggunaan sabun berbahan keras yang menghilangkan minyak alami kulit.

• Memakai sepatu yang tidak pas atau kurang menopang bagian tumit.

• Mengalami palmoplantar keratoderma, yaitu kondisi yang menyebabkan penebalan kulit pada telapak tangan dan kaki.

• Beberapa kondisi medis seperti obesitas, kekurangan vitamin, dermatitis atopik, hipotiroidisme, psoriasis, infeksi jamur, hingga kehamilan.

Cara Mengatasi Kaki Pecah-Pecah

Untuk mengatasi kaki pecah-pecah, langkah utama yang perlu dilakukan adalah mengembalikan kelembapan kulit. Berikut beberapa cara yang bisa dicoba.

1. Rutin Menggunakan Pelembap

Mengoleskan pelembap secara rutin dapat membantu menjaga kadar air pada kulit kaki. Pilih produk yang mengandung emolien atau humektan karena kedua bahan ini mampu mengunci kelembapan sekaligus membantu memperbaiki lapisan kulit yang rusak.

Penggunaan pelembap sebaiknya dilakukan setelah mandi atau sebelum tidur agar hasilnya lebih optimal.

2. Menggunakan Minyak Kelapa

Minyak kelapa dikenal sebagai bahan alami yang efektif untuk membantu mengatasi kulit kering. Kandungan di dalamnya dapat membantu menjaga kelembapan kulit sekaligus mengurangi rasa kasar pada telapak kaki.

Baca Juga : Menyambut Tahun Baru Islam 1448 H, Ini Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun yang Dianjurkan untuk Dibaca

Agar hasilnya maksimal, oleskan minyak kelapa setelah kaki direndam dan dikeringkan.

3. Mengoleskan Minyak Zaitun

Selain minyak kelapa, minyak zaitun juga bisa menjadi pilihan untuk merawat kaki pecah-pecah. Kandungan vitamin E di dalamnya membantu menjaga kelembapan kulit serta mendukung proses regenerasi kulit.

Penggunaan secara rutin dapat membantu membuat kulit kaki terasa lebih lembut dan tidak mudah kering.

4. Memanfaatkan Madu sebagai Perawatan Alami

Madu memiliki sifat antimikroba dan antibakteri yang baik untuk kesehatan kulit. Bahan alami ini dapat digunakan sebagai scrub setelah merendam kaki atau dijadikan masker kaki sebelum tidur.

Selain membantu melembapkan, madu juga dapat mendukung proses pemulihan kulit yang pecah-pecah.

5. Eksfoliasi dengan Batu Apung

Kulit mati yang menumpuk sering kali membuat telapak kaki menjadi semakin kasar. Untuk mengatasinya, rendam kaki dalam air hangat selama sekitar 20 menit, kemudian gosok perlahan menggunakan batu apung.

Cara ini membantu mengangkat lapisan kulit mati sehingga pelembap dapat bekerja lebih efektif. Setelah selesai, jangan lupa mengoleskan pelembap pada kaki.

6. Menggunakan Salep Khusus Kaki Pecah-Pecah

Jika kondisi kaki sudah cukup parah, penggunaan salep khusus bisa menjadi solusi. Pilih produk yang mengandung urea, salicylic acid, alpha-hydroxy acids (AHA), atau saccharide isomerate.

Kandungan tersebut dapat membantu melembapkan kulit, melunakkan bagian yang menebal, serta mempercepat pengelupasan sel kulit mati.

7. Perbanyak Minum Air Putih

Kekurangan cairan atau dehidrasi dapat membuat kulit lebih mudah kering, termasuk pada bagian kaki. Karena itu, pastikan kebutuhan cairan tubuh tetap terpenuhi dengan minum air putih yang cukup setiap hari.

Secara umum, dianjurkan untuk mengonsumsi sekitar delapan gelas air putih per hari agar kelembapan kulit tetap terjaga.

Kaki pecah-pecah memang sering dianggap masalah ringan, tetapi jika dibiarkan dapat menyebabkan rasa sakit hingga meningkatkan risiko infeksi. Oleh karena itu, penting untuk menjaga kelembapan kulit dan melakukan perawatan secara rutin, terutama saat musim kemarau ketika udara cenderung lebih kering.

Apabila retakan pada kaki semakin dalam, berdarah, atau tidak kunjung membaik meski sudah dirawat, sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga medis untuk mendapatkan penanganan yang tepat.


Topik

Kesehatan musim kemarau kaki pecah pecah cara atasi kaki pecah



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Ngawi Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Mutmainah J

Editor

Dede Nana

Kesehatan

Artikel terkait di Kesehatan