Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Dipicu Kebocoran Saluran Pembuangan, Pondasi Rumah Warga Sumbergondo Kota Batu Ambles Dua Meter

Penulis : Prasetyo Lanang - Editor : Dede Nana

30 - Jun - 2026, 09:48

Placeholder
Tamah ambles di pemukiman Dusun Segundu Desa Sumbergondo Kota Batu menyebabkan satu rumah rusak hingga menggantung.(Foto: Dokumen BPBD Kota Batu)

JATIMTIMES – Peristiwa tanah ambles dilaporkan melanda kawasan pemukiman padat di Jalan Singorejo Gg. III, RT 01 RW 01, Dusun Segundu, Desa Sumbergondo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Senin (29/6/2026) malam sekitar pukul 21.30 WIB. Insiden tak terduga ini mengakibatkan satu unit rumah warga mengalami kerusakan hingga struktur bangunannya dalam kondisi menggantung.

Ambrolnya tanah dengan dimensi panjang 2,5 meter, lebar 2 meter, serta kedalaman mencapai 2 meter tersebut menimpa kediaman milik Madra’i. Amblesnya tanah yang berada tepat di bawah area kamar tidur ini ditengarai akibat kebocoran saluran pembuangan limbah domestik yang memicu pelapukan struktur tanah yang labil.

Baca Juga : Viral, Seorang Pria Ditemukan Tewas Misterius di Rumah Sendirian

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu, Suwoko membenarkan adanya laporan kedaruratan tersebut. Dirinya menjelaskan bahwa amblesnya tanah memicu kerusakan total pada fasilitas septic tank rumah korban.

"Amblesnya itu tepat di bawah kamar tidur. Akibatnya, fasilitas penampungan atau septic tank milik warga ambrol sedalam dua meter," ujar Suwoko dalam keterangannya.

Dia menguraikan, amblesnya tanah di titik pemukiman hulu ini memicu risiko runtuh susulan yang sangat tinggi. Konstruksi bangunan utama beton rumah tersebut kini dalam posisi yang sangat rawan karena kehilangan cengkeraman tanah.

"Pondasi rumah bagian kamar tidur dan kamar mandi saat ini posisinya menggantung. Hal ini sangat membahayakan penghuni karena sewaktu-waktu bisa ambruk jika ada pergeseran lagi," urainya.

Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam musibah kedaruratan malam hari tersebut. Namun, demi mengantisipasi potensi bahaya runtuhnya bangunan, seluruh anggota keluarga korban terdampak terpaksa dievakuasi dari dalam rumah.

Baca Juga : Diskopindag Kota Malang Tak Ingin Bangun Koperasi Merah Putih di Lahan RTH

Untuk sementara waktu, keluarga Madra’i diungsikan ke rumah tetangga terdekat sembari menunggu adanya penanganan teknis lanjutan dari pemerintah daerah. Personel gabungan dari BPBD bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Batu, perangkat desa, serta warga sekitar juga telah dikerahkan ke lokasi untuk membantu mengamankan barang-barang berharga milik korban.

Terkait langkah kedaruratan jangka pendek, Suwoko menegaskan bahwa pihaknya telah melayangkan rekomendasi ke dinas teknis terkait untuk segera melakukan intervensi fisik pada struktur tanah yang bolong tersebut.

"Kami sudah lakukan kaji cepat dan rekomendasi penanganan pascabencana oleh dinas terkait untuk segera melakukan pengurukan kembali pada titik tanah yang ambles agar pondasi bangunan bisa stabil kembali," pungkas Suwoko.


Topik

Peristiwa bpbd kota batu tanah ambrol bencana



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Ngawi Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Prasetyo Lanang

Editor

Dede Nana