Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Hukum dan Kriminalitas

Deretan Kasus Besar yang Ditangani Jampidsus Febrie Adriansyah

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Yunan Helmy

09 - Jul - 2026, 14:36

Placeholder
Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah. (Foto: X)

JATIMTIMES - Nama Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah tengah menjadi perhatian publik. Hal ini terjadi lantaran dirinya diduga tersangkut dalam penyidikan tindak pidana korupsi, suap, gratifikasi, hingga tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang sedang ditangani aparat kepolisian.

Sorotan terhadap Febrie mencuat setelah rumah dinasnya dijaga aparat TNI bersamaan dengan rangkaian penyidikan yang dilakukan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri bersama Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya.

Baca Juga : Kadinkes Kabupaten Malang Buka Suara soal Dugaan Korupsi Pengadaan Ambulans Rp8,4 Miliar

Dalam penyidikan tersebut, polisi menggeledah sejumlah lokasi di Jakarta, termasuk kawasan Cipete, Cilandak, Sudirman, Kuningan, rumah pribadi, hingga kantor yang diduga berkaitan dengan perkara yang tengah diusut.

Salah satu lokasi yang digeledah berada di kawasan Cipete, Jakarta Selatan. Di lokasi itu penyidik menemukan sebuah brankas yang disembunyikan di balik lemari. Dari dalam brankas ditemukan uang dalam pecahan dolar Amerika Serikat, dolar Singapura, serta sejumlah dokumen yang kemudian diamankan sebagai barang bukti.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan seluruh barang bukti tersebut masih didata dan dihitung penyidik.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Pol Victor Dean Mackbon menjelaskan penggeledahan dilakukan berdasarkan dua laporan polisi terkait dugaan korupsi, suap, TPPU, dan penyalahgunaan kewenangan.

Menurut dia, perkara tersebut berkaitan dengan penanganan hukum PT Asabri (Persero) dan PT Asuransi Jiwasraya selama periode 2020-2025, serta dugaan korupsi dan pencucian uang dalam penyelesaian pembayaran PT CBS kepada PT KNO yang melibatkan penyelenggara negara.

Di tengah sorotan tersebut, rekam jejak Febrie Adriansyah sebagai jampidsus kembali menjadi perhatian. Sejak dilantik pada Januari 2022, ia memimpin penanganan sejumlah perkara korupsi besar yang melibatkan kerugian negara hingga ratusan triliun rupiah.

Deretan Kasus Besar yang Ditangani Febrie Adriansyah

1. Korupsi Tata Niaga Timah PT Timah

Kasus korupsi tata niaga komoditas timah di wilayah IUP PT Timah Tbk periode 2015-2022 menjadi salah satu perkara terbesar yang ditangani Kejaksaan Agung.

Perkara ini diperkirakan menimbulkan kerugian negara mencapai Rp271 triliun. Sejumlah nama besar ditetapkan sebagai tersangka, termasuk Harvey Moeis dan Helena Lim.

2. Korupsi BTS Kominfo

Febrie juga memimpin penanganan perkara pembangunan Base Transceiver Station (BTS) 4G Kominfo.

Kasus tersebut menyeret mantan Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate serta sejumlah pihak lain. Kerugian negara dalam perkara ini diperkirakan mencapai sekitar Rp8 triliun.

3. Korupsi Jiwasraya

Perkara korupsi PT Asuransi Jiwasraya menjadi salah satu kasus besar yang ditangani Kejaksaan Agung.

Kasus tersebut menyebabkan kerugian negara sekitar Rp16,8 triliun dan menjerat sejumlah mantan petinggi perusahaan serta pihak swasta.

4. Dugaan Korupsi PT Asabri

Selain Jiwasraya, Kejaksaan Agung juga menangani perkara korupsi PT Asabri yang melibatkan pengelolaan investasi perusahaan pelat merah tersebut.

Baca Juga : Menang di PN Kepanjen, YPTT Seret Enam Pihak ke Meja Hijau

Kasus ini menjadi salah satu perkara besar yang menyita perhatian publik karena nilai kerugian negara yang sangat besar.

5. Kasus Suap Ronald Tannur

Febrie turut mengawal pengungkapan dugaan suap dalam perkara Ronald Tannur.

Perkara ini menyeret mantan pejabat Mahkamah Agung Zarof Ricar serta sejumlah pengacara yang diduga berupaya memengaruhi putusan pengadilan.

6. OTT Hakim PN Surabaya

Kejaksaan Agung juga mengungkap perkara dugaan suap yang melibatkan tiga hakim Pengadilan Negeri Surabaya.

Ketiganya diduga menerima gratifikasi terkait putusan perkara Ronald Tannur. Kasus tersebut menjadi salah satu langkah besar dalam pemberantasan mafia peradilan.

7. Dugaan Korupsi Impor Gula

Perkara dugaan korupsi impor gula di lingkungan Kementerian Perdagangan dan PT Sumber Mutiara Indah Permai (SMIP) juga masuk dalam daftar perkara yang ditangani Kejaksaan Agung.

Penyidik mengusut dugaan penyimpangan pemberian izin impor yang diduga merugikan negara.

8. Kasus Emas PT Antam

Kasus dugaan penyalahgunaan transaksi jual beli emas PT Antam juga menjadi perhatian publik.

Dalam perkara tersebut, pengusaha Budi Said ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan rekayasa transaksi emas yang disebut menyebabkan kerugian negara mencapai sekitar Rp1,1 triliun.

Demikian deretan kasus besar yang ditangani Febrie Adriansyah, Jampidsus yang diduga terseret dalam penyidikan dugaan tindak pidana korupsi, suap, gratifikasi, dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang saat ini ditangani aparat kepolisian.


Topik

Hukum dan Kriminalitas Jampidsus Febrie Adriansyah kasus besar Kejaksaan Agung



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Ngawi Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

Yunan Helmy

Hukum dan Kriminalitas

Artikel terkait di Hukum dan Kriminalitas