Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

BPJS Kesehatan Luncurkan Layanan Ujung Negeri

Penulis : Nurhadi Joyo - Editor : Dede Nana

14 - Jul - 2026, 12:28

Placeholder
Acara Launching LANURI dan Closing Quick Wins 100 Hari Kerja Direksi BPJS Kesehatan di Jakarta (Istimewa)

JATIMTIMES  – Sebagai penyelenggara Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), BPJS  Kesehatan berkomitmen menghadirkan akses layanan JKN yang mudah diakses oleh penduduk  Indonesia dimanapun berada. 

Dalam upaya mengatasi keterbatasan akses layanan di daerah 3T (terdepan,  terluar, dan tertinggal), BPJS Kesehatan menghadirkan inovasi program Virtual Office Layanan Informasi dan Administrasi (VIOLA) dan layanan jemput bola BPJS Keliling.

Baca Juga : Kebut Raperda Ojol, Bapemperda DPRD Jatim Godok Sanksi Aplikator Nakal

VIOLA merupakan kanal layanan tanpa tatap muka berbasis video conference yang menghubungkan  masyarakat dengan petugas BPJS Kesehatan secara real time, untuk pengurusan administrasi 
kepesertaan JKN, informasi, dan penanganan pengaduan. 

Dalam pelaksanaannya, BPJS Kesehatan 
berkoordinasi dengan stakeholders di daerah 3T, untuk memfasilitasi video conference di fasilitas  kesehatan, kantor desa/kelurahan/kecamatan, sekolah, dan tempat lainnya. 

Selama Januari-Mei 2026, terdapat 218.729 pemanfaatan VIOLA. Lokasi pelaksanaan VIOLA  terbanyak dilakukan di Puskesmas, sementara jenis layanan yang paling banyak dimanfaatkan ialah layanan informasi dan perubahan data Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP). 

Adapun segmen  peserta JKN yang paling banyak memanfaatkan VIOLA ialah peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan  Kesehatan (PBI JK).

Menurut Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito,  tidak semua  wilayah di Indonesia mampu mengadopsi layanan digital karena berbagai alasan, seperti keterbatasan Jaringan Komunikasi Data (Jarkomdat),  kondisi geografis, dan belum semua lapisan masyarakat familier dengan teknologi digital. 

Karena itu, selain menggalakkan kanal digital, BPJS Kesehatan juga mengoptimalkan layanan jemput 
bola BPJS Keliling. Layanan tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mengakses informasi,  mengurus administrasi, hingga menyampaikan aduan seputar JKN.

“Optimalisasi VIOLA dan BPJS Keliling tersebut merupakan wujud implementasi Layanan Ujung Negeri  (LANURI), salah satu dari Quick Wins 100 Hari Kerja Direksi BPJS Kesehatan. Hari ini kita laksanakan LANURI serentak di 558 titik kabupaten/kota se-Indonesia, dengan melibatkan 126 Kantor Cabang  BPJS Kesehatan. Dari ke-558 titik tersebut, sebanyak 179 titik menyediakan layanan BPJS Keliling, 
sementara di 379 titik lainnya menghadirkan layanan VIOLA. Harapan kami, LANURI dapat  memudahkan akses layanan JKN bagi masyarakat yang tinggal di wilayah terpencil atau aksesnya terbatas karena kondisi geografis,” terang Pujo yang didampingi Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan, Akmal Budi Yulianto dalam acara Launching LANURI dan Closing Quick Wins 100 Hari Kerja Direksi,  Senin (13/7/2026).

Pada kesempatan yang sama, Pujo juga menyampaikan capaian Quick Wins 100 Hari Kerja Direksi  BPJS Kesehatan yang menyentuh angka 91,53 %. 

Sebagai informasi, Quick Wins tersebut terdiri atas  4 Program Customer Centric dan 4 Program Collaborative. Program Customer Centric dikembangkan secara khusus untuk mengakomodir kebutuhan fundamental peserta JKN yang dirumuskan dengan  menjaring aspirasi masyarakat.

Baca Juga : Wali Kota Nurochman Siapkan Gerbong Mutasi, Isi Kekosongan Jabatan di Pemkot Batu

 Sementara, secara paralel, BPJS Kesehatan juga menjalankan  Program Collaborative untuk memperluas jangkauan layanan terintegrasi, sehingga melibatkan sinergi  dengan berbagai stakeholder dalam implementasinya

“Adapun beberapa program utama yang telah tercapai adalah JKN 3T (kerja sama dengan kapal bantu  rumah sakit ke daerah 3T serta pengiriman tenaga kesehatan ke daerah 3T), P-Care MBG (petugas  SPPG menjadi peserta JKN dan terpantau kesehatannya, serta tumbuh kembang siswa penerima MBG terpantau), dan Eliminasi Inefisiensi (intelligence claim untuk upaya efisiensi biaya JKN, serta  pencegahan, pendeteksian, dan penanganan perilaku inefisiensi termasuk potensi fraud). Ada pola sejumlah poin yang masih terus berproses bersama pemangku kepentingan terkait,” jelas Pujo.

Sementara itu, Deputi Bidang Pengembangan Usaha Koperasi Kementerian Koperasi, Panel Barus
mengapresiasi inisiatif BPJS Kesehatan dalam memperluas akses JKN bagi masyarakat 3T. 

Menurutnya, kehadiran layanan VIOLA dan BPJS Keliling ini merupakan terobosan yang mampu mendekatkan layanan administrasi JKN bagi masyarakat yang masih mengalami keterbatasan transportasi ataupun infrastruktur digital. 

“Kementerian Koperasi menyambut baik kolaborasi ini, mengingat jaringan Koperasi Desa Merah Putih  memiliki jaringan yang tersebar hingga ke tingkat desa dan kecamatan di seluruh Indonesia, serta  memiliki akses internet untuk mendukung penyelenggaraan VIOLA maupun BPJS Keliling. Kami akan mendorong jajaran pengurus Koperasi di daerah 3T untuk mendukung pelaksanaan LANURI sehingga  manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh seluruh masyarakat Indonesia,” katanya.

Sementara, Kepala Pusat Kesehatan TNI, dr. Hadi Juanda mengatakan bahwa pemerataan layanan  kesehatan menjadi salah satu tantangan Indonesia, terutama di wilayah 3T yang masih mengalami keterbatasan akses, infrastruktur dan sumber daya manusia. Kehadiran LANURI pun diharapkan dapat  menjawab tantangan tersebut. 

“Jaringan pelayanan kesehatan TNI yang tersebar di seluruh negeri dapat dimanfaatkan untuk  mendukung LANURI, misalnya mobilisasi personil di bidang kesehatan ke daerah terpencil, pemanfaatan fasilitas kesehatan TNI sebagai titik layanan tambahan, serta pengoperasian kapal rumah  sakit yang bisa digunakan untuk layanan di pulau-pulau terpencil. Termasuk dengan mengerahkan  sekitar 76.000 personil Babinsa yang tersebar di Indonesia,” katanya.


Topik

Pemerintahan bpjs kesehatan program viola layanan ujung negeri



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Ngawi Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Nurhadi Joyo

Editor

Dede Nana

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan