Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Napak Tilas Pendirian NU 2026, PCNU Surabaya Teguhkan Ingatan Sejarah dan Khidmah Ulama

Penulis : M. Bahrul Marzuki - Editor : Yunan Helmy

04 - Jan - 2026, 17:52

Placeholder
KHR. Ach. Azaim Ibrahimy sebagai simbol isyaroh restu pendirian NU bersama Ketua PCNU Surabaya KH Masduki Toha

JATIMTIMES - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Surabaya melalui panitia lokal turut berperan aktif dalam pelaksanaan Napak Tilas Isyaroh Pendirian Nahdlatul Ulama Tahun 2026. Sebuah perjalanan spiritual dan historis yang menapaktilasi jejak perjuangan para muassis NU dari Pondok Pesantren Syaichona Mohammad Cholil Bangkalan hingga Pondok Pesantren Tebuireng Jombang.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian menyambut 1 Abad Nahdlatul Ulama versi Masehi (1926–2026) sebagai ikhtiar kolektif warga Nahdliyin untuk merawat ingatan sejarah, meneguhkan sanad keilmuan, serta memperkuat nilai keikhlasan, khidmah, dan komitmen kebangsaan yang diwariskan para pendiri NU.

Baca Juga : Sosok Prof KH Amal Fathullah Zarkasyi, Pimpinan Gontor yang Wafat di Usia 76 Tahun

Rangkaian napak tilas diawali pada Sabtu malam 3 Januari 2026 dengan check-in peserta di wilayah Bangkalan. Pada Ahad 4 Januari 2026, kegiatan dilanjutkan dengan tawajjuh dan salat Subuh berjemaah. Kemudian seremonial pelepasan serta penyerahan tongkat dan tasbih di Pondok Pesantren Syaichona Mohammad Cholil Bangkalan oleh KH Fachruddin kepada KHR. Ach. Azaim Ibrahimy sebagai simbol isyaroh restu pendirian NU.

Rombongan kemudian melaksanakan perjalanan jalan kaki menuju Pelabuhan Kamal, menyeberang ke Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, serta melaksanakan ziarah dan tahlil di kompleks makam Sunan Ampel.

Memasuki Kota Surabaya, peserta napak tilas singgah di Kantor PCNU Surabaya, yang secara historis dikenal sebagai kantor lama Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Persinggahan ini menjadi titik penting refleksi sejarah, karena dari tempat inilah pada masa lalu berbagai keputusan strategis dan gerak dakwah NU dirumuskan.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa turut hadir dan memberikan apresiasi atas pelaksanaan Napak Tilas Isyaroh Pendirian NU. Kehadiran Khofifah menegaskan dukungan pemerintah daerah terhadap upaya pelestarian sejarah, nilai keulamaan, dan peran NU dalam menjaga harmoni sosial serta keutuhan bangsa.

Ketua PCNU Surabaya H Ir Masduki Toha menegaskan bahwa Napak Tilas Isyaroh NU memiliki makna strategis bagi keberlanjutan perjuangan jam’iyyah.

“Napak tilas ini bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi perjalanan ruhani dan ideologis. Dari Bangkalan, Surabaya, hingga Tebuireng, kita diajak untuk memahami bahwa NU lahir dari adab, restu ulama, dan pengorbanan besar,” ujar  Masduki Toha.

Menurut dia, persinggahan di Kantor PCNU Surabaya yang juga merupakan kantor lama PBNU menjadi pengingat penting bagi warga NU lintas generasi.

Baca Juga : Pembangunan RSUD Dampit Tergantung Bappenas, Dinkes Kabupaten Malang Siapkan Persyaratan Administrasi

“Tempat ini adalah saksi sejarah bagaimana NU dibangun dari kesederhanaan, keikhlasan, dan kerja-kerja organisatoris yang penuh pengabdian. Generasi NU hari ini wajib melanjutkan khidmah tersebut dengan tetap berpegang teguh pada nilai Ahlussunnah wal Jama’ah serta komitmen kebangsaan,” tambahnya.

Usai dari Surabaya, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Stasiun Gubeng untuk bertolak ke Jombang menggunakan kereta api. Setibanya di Jombang, peserta melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menuju Pondok Pesantren Tebuireng.

Puncak kegiatan Napak Tilas Isyaroh Pendirian NU 2026 berlangsung di Asta Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy’ari Tebuireng, ditandai dengan seremonial penyambutan dan penyerahan tongkat serta tasbih dari KHR. Ach. Azaim Ibrahimy kepada KH Fahmy Amrullah, yang kemudian ditutup dengan tahlil dan doa bersama.

PCNU Surabaya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari panitia nasional, panitia lokal Bangkalan–Surabaya–Jombang, Banser, relawan, aparat keamanan, hingga seluruh warga Nahdliyin yang turut mengawal kegiatan ini sehingga berlangsung dengan tertib, aman, dan khidmat.


Topik

Peristiwa NU Nahdlatul Ulama pendirian NU napak tilas pendirian NU PCNU Surabaya



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Ngawi Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

M. Bahrul Marzuki

Editor

Yunan Helmy