Tradisi Unik dan Aneh Beberapa Suku di Dunia, di Indonesia Ada?

Reporter

Luqmanul Hakim

Editor

Yunan Helmy

15 - Jan - 2019, 09:17

Remaja Suku Satere-Mawe menari dengan menggunakan sarung tangan berisi semut peluru. (Sidul Tube)

Tradisi merupakan suatu budaya yang sudah ada sejak dahulu, yakni zaman nenek moyang, dan berlangsung turun-temurun. Hampir setiap daerah di muka Bumi memiliki tradisi yang berbeda-beda. Mulai yang unik hingga bisa dibilang aneh.

Saking anehnya, kita sering dibuat geleng-geleng kepala. Bahkan hingga menganggap tradisi tersebut sangat menyeramkan. 

Chanel youtube Sidul Tube membagikan informasi seputar delapan tradisi paling unik dan tidak masuk akal di dunia. Mau tahu tradisinya seperti apa? Langsung saja kita bahas.

1. Tradisi Memanjangkan Leher  

Di Thailand ada sebuah suku bernama Karen. Suku tersebut memiliki sebuah tradisi yang sangat unik. 

Suku tersebut berada di bagian utara dan tengah Thailand. Jika ke sana, Anda akan bertemu dengan para kaum wanita berleher panjang. Leher panjang tersebit bukanlah sebuah kelainan genetik, tetapi karena tradisi mereka yang membuatnya menjadi panjang. 

Tradisi tersebut adalah pemasangan cincin yang melingkar di leher sejak usia 5 tahun. Cincin itu akan terus bertambah seiring dengan berjalannya usia. 

Panjang leher wanita di sana sangat berpengaruh terhadap kecantikan. Cincin itu akan mereka gunakan seumur hidup dan tidak boleh dilepas.

2. Mayat untuk Burung

Menjadi negeri yang memiliki dataran tinggi terbesar di dunia,  Tibet mendapat julukan sebagai Negeri Atap Dunia. Sebagai atap dunia, Tibet memiliki sebuah suku beragama Buddha. Mereka tinggal di pengunungan yang keras.  Saking kerasnya, tidak ada tanah yang lembut. 

Hampir keselurahan permukaannya diliputi batu, salju, atau air batu. Karena keadaan geografis tersebut, di sana tidak ada tanah perkuburan. 

Uniknya, tradisi dalam suku ini, jika ada yang meninggal, mereka akan memberikan mayatnya untuk dimakan burung. Selain kondisi geografis, dengan cara itu, mereka percaya roh dari mayat yang meninggal tersebut akan kekal di gunung.

3. Mengikat Kaki

Menjadi negara maju dan berkembang, China memiliki penduduk terbanyak di dunia. Namun, negara ini memiliki tradisi yang sangat aneh, bahkan menyiksa bagi yang melakukannya. 

Foot binding atau pengikatan kaki adalah sebuah tradisi menghentikan pertumbuhan kaki perempuan zaman dahulu yang terjadi di Negeri Tirai Bambu ini. Tradisi tersebut menyebabkan penderitaan besar bagi para perempuan di China saat itu. Tradisi ini mulai dilakukan saat mereka berusia antara 4 sampai 7 tahun. 

Masyarakat miskin biasanya terlambat untuk mengikat kaki. Hal itu dikarenakan mereka membutuhkan bantuan anak mereka untuk mengurus sawah dan perkebunan di sana. Namun mereka tetap melakukan tradisi tersebut setelah dirasanya sudah cukup untuk membantu orang tua mereka mengurus sawah dan kebun.

4. Sappuku atau Harakiri

Jepang merupakan salah satu negara yang pernah menjajah Indonesia. Negeri ini sangat terkenal dengan keindahan bunga Sakura dan para samurainya. Para prajurit samurai memiliki sebuat tradisi yang cukup mengerikan. Namanya harakiri. 

Tradisi harakiri ini dilakukan oleh prajurit berkelas dari kalangan samurai di Jepang sebagai bukti kesetiaan. Tradisi ini merupakan bunuh diri yang sangat menyiksa bagi yang melakukannya. Sebab, pelakunya harus merobek dan mengeluarkan isi perutnya. 

Ada ritual khusus yang harus dilakukan oleh samurai jika akan melakukan harakiri. Dia harus mandi, mengenakan jubah putih "kimono", dan memakan makanan favorit. Pelaku harakiri juga ditemani sesorang yang disebut "kaishakunin" yang dipilih sendiri. Kaishakunin ini bertugas untuk membuka kimononya dan mengambilkan pisau yang akan digunakan pelaku harakiri.

5. Ritual Sarung Tangan Semut

Mendengar kata Amazon, pastinya yang ada di benak kalian adalah sungai terpopuler dan terpanjang di dunia yang ada di Amerika Selatan. Di sekitaran Sungai Amazon, ada sekelompok suku bernama "Satere-Mawe". 

Suku ini memiliki kebudayaan yang unik dan menyakitkan. Yakni setiap anak laki-laki yang dianggap sudah dewasa harus melewati ritual dengan menggunakan sarung tangan yang berisi semut peluru. Dalam satu sarung tangan, terdapat satu koloni semut peluru. 

Dengan iringan musik khas suku tersebut, anak laki-laki dipasangi sarung tangan berisi semut peluru di tangannya. Kemudian, kepala suku mengajak menari bersama dengan yang lain.

6. Menari dengan Mayat

Madagaskar merupakan sebuah negara pulau yang ada di Samudra Hindia, timur pesisir Afrika. Menjadi tren saat munculnya film kartun “Madagascar”, pulau ini menjadi sangat terkenal. 

Di pulau ini ada suku bernama Merina. Suku Merina di Madagaskar memiliki sebuah tradisi unik. Mereka akan menggali makam kerabatnya yang kemudian menari dengan mayat tersebut. 

Kegiatan ini merupakan salah satu bagian dari upacara yang disebut dengan "Famadihana" atau pergantian tulang suci. Sebab, Suku Merina mempercayai bahwa hal ini merupakan cara melayani perantara antara yang hidup dengan Tuhan.

7. Tradisi Omed - Omedan

Pulau Bali atau yang lebih di kenal dengan Pulau Dewata di Indonesia merupakan salah satu destinasi wisata internasional. Selain adat istiadatnya yang masih kental, pulau ini memiliki tradisi bisa di bilang aneh, yaitu Omed-omedan. 

Tradisi ini merupakan tradisi sangat unik yang digelar sehari setelah pelaksanaan Catur Brata Penyepian. Banyak masyarakat yang menunggu tradisi ini digelar. Tradisi ini digelar oleh kawula muda daerah Banjar Kaja, Desa Pakraman Sesetan, Denpasar, Bali. 

Bentuk radisi ini adalah berpelukan, bahkan berciuman, secara masal karena dilakukan oleh pemuda dan pemudi setempat di tengah siraman air. Namun tradisi ini dilakukan dengan sebuah acara dan ada pakem-pakem dalam pelaksanaannya. Sehingga tradisi ini masih berlanjut hingga saat ini.

8. Tradisi Mencuri Istri Orang

Hampir semua orang mengetahui di mana padang savana terbesar di dunia. Di Benua Afrika-lah tempatnya. Banyak keindahan alam yang disajikan di benua tersebut. 

Namun ada satu suku yang memiliki tradisi yang unik dari benua ini. Suku Wodaabe di Afrika Utara banyak dikenal dengan kaum prianya yang suka mencuri istri orang lain. Dalam tradisi ini, sebenarnya pernikahan mereka sudah diatur oleh orang tua saat masih bayi dan harus antar garis keturunan yang sama.

 Namun di festival tahunan "Gerewol", pria  suku ini mengenakan make up dan kostum yang kemudian mereka menari untuk mengesankan para wanita dan mencari istri baru. Jika seorang pria bisa mencuri istri tanpa terdeteksi oleh suami dari wanita yang dicurinya, maka mereka akan diakui secara sosial dan disebut menjalani pernikahan atas dasar cinta. 

Pastinya banyak suami di suku tersebut yang patah hati karena kehilangan istri tercintanya. Nah, para jomblo diperbolehkan untuk ke daerah suku tersebut karena di sana banyak suami-suami patah hati.