JATIMTIMES - Mayat dua perempuan yang ditemukan di bekas Asrama Polisi (Aspol) Dusun/Desa Rejoagung, Ploso, Jombang, adalah ibu dan anak asal Nganjuk. Kedua korban sempat dilaporkan hilang dua hari oleh suaminya.
Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Dimas Robin Alexander mengatakan, mayat ibu dan anak itu diduga kuat berinisial SY (36) dan NCQ (5), warga Desa Balonggebang, Gondang, Nganjuk. Keterangan itu dikuatkan suami korban yang datang ke kantor polisi setelah mengenali sepeda motor Yamaha Vega nopol AG 5053 WO.
Baca Juga : Polres Tulungagung Gelar Rapat dan Sidak Gas LPG 3 Kg Jelang Persiapan Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Motor bebek warna hitam ini ditemukan di pintu masuk bekas aspol. Menurut suami korban, istri dan anaknya meninggalkan rumah dua hari yang lalu dengan mengendarai motor tersebut.
"Namun, secara ilmiah belum bisa kami dapatkan identitas. Dugaan kuat memang ini ibu dan anak, alamat Nganjuk," ujarnya kepada wartawan, Kamis (26/02/2026).
Saat ini, kedua mayat masih dilakukan proses identifikasi untuk memastikan identitas korban. Meski suami meyakini kedua mayat adalah istri dan anaknya, polisi masih akan melakukan tes DNA sebagai upaya ilmiah mengungkap identitasnya.
"Sampai saat ini kami upayakan pembacaan sidik jari. Kalau tetap tidak terbaca, kami lakukan tes DNA atau data-data lain," tandasnya.
Adik kandung SY, Marno Hidayat meyakini dua mayat di bekas aspol ini merupakan kakak dan ponakannya. Ia membenarkan kalau kakak dan ponakannya meninggalkan rumah sejak Selasa (24/2) subuh. Kemarin pula ia membantu kakak iparnya melakukan pencarian keliling Nganjuk.
Baca Juga : Geger! Jasad Bayi Ditemukan di Tepi Sungai Kalisari Malang, Polisi Lakukan Penyelidikan
"Keyakinan dari motor yang ditemukan di lokasi, pelat nomornya dan ciri-ciri jenazah. Baru tadi siang suaminya melaporkan kehilangan karena menunggu 24 jam," kata Marno.
Sebelumnya, dua mayat perempuan ditemukan di bekas Asrama Polisi (Aspo) Dusun/Desa Rejoagung, Ploso, Jombang pada Rabu (25/02/2026). Saat ditemukan, mayat berada di bagian kolam. Kedua mayat dalam keadaan tanpa busana dan sebagian kulitnya melepuh. Posisi kedua mayat miring sehingga saling berhadapan.
Saat olah TKP, polisi menemukan dua botol berisi bensin. Satu botol masih terisi penuh bensin, dan satu lagi sudah kosong. Tidak hanya itu, polisi juga menemukan sepeda motor Yamaha Vega bernopol AG 5053 WO di pintu masuk bekas asrama Polri.
