JATIMTIMES - Polres Situbondo meningkatkan kegiatan patroli guna menjaga keamanan rumah warga yang ditinggal mudik selama momen Lebaran. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi tindak kriminalitas, khususnya pencurian rumah kosong yang kerap terjadi saat pemilik rumah bepergian dalam waktu lama.
Kapolres Situbondo, Bayu Anuwar Sidiqie, melalui Kasat Samapta Rachman Fadli Kurniawan menyampaikan bahwa kegiatan patroli dilakukan secara rutin dan ditingkatkan intensitasnya menjelang hingga setelah Hari Raya Idul Fitri.
Baca Juga : Kebutuhan SDM Belum Terpenuhi, Program Satu Desa Satu Dokter di Kota Batu Baru Sentuh 16 Wilayah
Ia menegaskan, patroli dilakukan setiap hari hingga setelah Lebaran guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif selama periode mudik dan arus balik berlangsung.
"Patroli menyasar kawasan permukiman warga yang ditinggal mudik, perumahan, hingga titik-titik yang dinilai rawan terjadi tindak kejahatan. Hal ini bertujuan untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat yang sedang merayakan Lebaran di kampung halaman," ungkap Rachman, Kamis (19/3/2026) saat dikonfirmasi JATIMTIMES.
Ia menjelaskan bahwa kehadiran petugas kepolisian di lapangan diharapkan dapat mencegah niat pelaku kejahatan. Selain itu, patroli juga menjadi bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat agar tetap merasa tenang meski meninggalkan rumah dalam keadaan kosong.
Untuk memaksimalkan keamanan, Samapta Polres Situbondo juga berkoordinasi dengan petugas satpam atau security di setiap kompleks perumahan. Sinergi ini dilakukan untuk memperkuat pengawasan, khususnya di lingkungan permukiman yang ditinggal penghuninya.
Rachman menambahkan bahwa pihaknya juga berkoordinasi dengan perangkat desa dan masyarakat setempat untuk turut serta menjaga keamanan lingkungan. Kolaborasi antara kepolisian, petugas keamanan, dan warga dinilai sangat penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.
"Selain melakukan patroli, kami juga memberikan imbauan kepada masyarakat yang akan mudik untuk memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman sebelum ditinggalkan," imbau Rachman.
Ia mengingatkan agar masyarakat memeriksa alat-alat elektronik yang berpotensi menimbulkan bahaya, seperti kompor, setrika, dan perangkat listrik lainnya. Hal ini penting untuk mencegah terjadinya kebakaran atau hal-hal yang tidak diinginkan selama rumah ditinggal.
Baca Juga : 7 Ide Kegiatan Seru di Kampung Halaman Saat Mudik Lebaran
Tidak hanya itu, kondisi dapur juga perlu dipastikan aman, termasuk memastikan tidak ada kebocoran gas atau peralatan yang masih menyala. Langkah sederhana ini dinilai dapat meminimalkan risiko kejadian yang merugikan.
Lebih lanjut, Rachman juga mengimbau masyarakat untuk memberitahukan kepada tetangga atau ketua RT setempat ketika hendak mudik. Dengan demikian, lingkungan sekitar dapat turut membantu melakukan pengawasan terhadap rumah yang ditinggalkan.
Ia juga menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu ragu untuk melapor apabila menemukan hal yang mencurigakan. Kepolisian telah menyediakan layanan pengaduan yang dapat diakses dengan mudah.
"Apabila terdapat hal yang tidak diinginkan atau mencurigakan, masyarakat bisa langsung menghubungi layanan 110 Polres Situbondo untuk segera ditindaklanjuti," ujarnya.
Dengan adanya patroli rutin setiap hari, koordinasi dengan berbagai pihak, serta partisipasi aktif masyarakat, Polres Situbondo berharap situasi keamanan selama Lebaran tetap terjaga dengan baik, sehingga masyarakat dapat merayakan hari raya dengan aman dan nyaman.
