JATIMTIMES - Pengakuan internasional kembali diraih Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang setelah namanya tercatat dalam peringkat 101–150 dunia pada bidang Teologi, Ketuhanan, dan Studi Agama versi QS World University Rankings by Subject 2026. Capaian ini menandai langkah penting kampus tersebut dalam memperluas pengaruhnya di kancah global.
Hasil pemeringkatan ini tidak hadir secara instan. Dalam beberapa tahun terakhir, UIN Malang terus mendorong penguatan kualitas akademik, mulai dari peningkatan riset hingga pengembangan sistem pembelajaran yang adaptif terhadap standar internasional. Upaya tersebut kini berbuah pengakuan dari lembaga pemeringkatan dunia.
Baca Juga : Manasik Haji Dibuka, Jemaah Haji Kabupaten Lamongan Terbanyak Kedua se Jawa Timur
Rektor UIN Malang, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si, menilai capaian tersebut sebagai refleksi dari kerja kolektif seluruh elemen kampus. Ia menyebut, keberhasilan ini tidak lepas dari komitmen bersama dalam membangun tradisi akademik yang kokoh serta menjaga nilai-nilai keislaman dalam setiap proses pendidikan.
“Alhamdulillah, ini adalah capaian yang patut kita syukuri bersama. Apa yang diraih hari ini merupakan hasil dari proses panjang dalam menjaga kualitas pendidikan, memperkuat riset, dan membangun integritas akademik,” ujarnya, Selasa (31/3/2026).
Lebih jauh, ia menegaskan bahwa posisi dalam pemeringkatan global bukanlah titik akhir. Justru, menurutnya, pengakuan ini harus dimaknai sebagai tantangan baru untuk terus meningkatkan mutu institusi di tengah kompetisi global yang semakin dinamis.
“Kita harus menjadikan ini sebagai motivasi untuk terus bergerak maju. Tantangan ke depan semakin besar, sehingga seluruh civitas akademika perlu menjaga semangat dan meningkatkan kontribusi, baik di tingkat nasional maupun internasional,” katanya.
Baca Juga : Lolos SNBP 2026 Tapi Tidak Diambil? Ini Konsekuensi Seriusnya, Siswa Wajib Tahu
Ia juga mengajak dosen, mahasiswa, serta tenaga kependidikan untuk menjaga konsistensi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan produktivitas riset. Dengan kolaborasi yang kuat, ia optimistis UIN Malang mampu mempertahankan bahkan meningkatkan posisinya di masa mendatang.
Capaian ini sekaligus memperkuat citra UIN Malang sebagai perguruan tinggi Islam yang tidak hanya berkembang secara internal, tetapi juga mampu bersaing dan menjadi rujukan dalam pengembangan studi keislaman di tingkat dunia.
