Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Serba Serbi

Asal Usul Teko dan Ceret yang Berada di dalam Kakbah

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : A Yahya

05 - May - 2026, 06:32

Placeholder
Ceret dan teko menggantung di antara pilar-pilar Ka'bah. (Foto: laman The Islamic Information)

JATIMTIMES - Kakbah dikenal sebagai bangunan paling suci bagi umat Islam dan menjadi kiblat salat di seluruh dunia. Selama ini, kebanyakan orang hanya melihat kemegahannya dari luar. Namun, isi bagian dalam Kakbah ternyata menyimpan sejumlah benda bersejarah yang jarang diketahui.

Salah satu yang mencolok adalah keberadaan benda-benda yang menyerupai ceret dan teko yang tergantung di antara pilar-pilar di dalamnya. Keberadaan benda ini ternyata memilik alasan.

Baca Juga : Mobilitas Tinggi di Libur Hari Buruh, Penumpang Stasiun Malang Tembus 25 Ribu

Dilansir dari keterangan Encyclopaedia Britannica, di dalam Kakbah terdapat lampu-lampu gantung berbahan perak dan emas. Bentuknya sekilas menyerupai ceret dan teko.

Benda-benda tersebut ternyata bukan sekadar hiasan biasa. Dalam sejarahnya, lampu-lampu itu merupakan hadiah dari para sultan, raja, hingga khalifah di masa lampau.

Sebagian di antaranya bahkan dilengkapi dengan prasasti ayat-ayat Alquran serta nama pihak yang membuat atau menyumbangkannya. Tradisi memberikan hadiah ke dalam Ka'bah kala itu dianggap sebagai bentuk penghormatan tinggi terhadap Baitullah.

Selain hiasan gantung yang unik, bagian dalam Ka'bah juga memiliki sejumlah elemen yang sarat makna sejarah dan spiritual. Berikut rinciannya: 

1. Kunci Kakbah

Sejak peristiwa penaklukan Makkah pada 8 Hijriah, Nabi Muhammad SAW mempercayakan kunci Ka'bah kepada Utsman bin Abi Thalhah dari Bani Abdu Dar. Hingga kini, kunci tersebut tetap dijaga oleh keturunannya yang dikenal sebagai Bani Syaibah.

2. Kotak Marmer

Kotak ini berada di sisi kanan pintu Ka'bah dan digunakan untuk menyimpan minyak serta parfum yang dipakai dalam proses pembersihan bagian dalam Ka'bah.

3. Pintu Taubat

Di bagian dalam sisi utara terdapat pintu yang dikenal sebagai Pintu Taubat. Pintu ini terbuat dari kayu pilihan dengan hiasan ukiran emas dan perak.

4. Tempat Salat Nabi

Di lantai Ka'bah terdapat pola yang menyerupai sajadah. Area ini diyakini sebagai tempat Nabi Muhammad SAW melaksanakan salat saat memasuki Ka'bah dalam peristiwa Fathu Makkah.

5. Al-Multazam

Area ini berada di antara pintu Ka'bah dan Hajar Aswad, yang dikenal sebagai tempat mustajab untuk berdoa.

6. Hiasan Gantung Bersejarah

Lampu-lampu yang menyerupai ceret dan teko itu menjadi salah satu peninggalan bersejarah dari masa lampau yang masih tersimpan hingga kini.

Baca Juga : Charles dan Freedy Bawa Harapan untuk Kopi Bondowoso

Adapun sejumlah ulama dan musafir Muslim terdahulu juga pernah menggambarkan kondisi bagian dalam Ka'bah secara rinci. Salah satunya adalah Ibnu Jubair pada abad ke-12. Ia menuturkan:

"Ketika engkau memasuki pintu Ka'bah, sesuatu yang kali pertama engkau lihat di sebelah kiri tanganmu adalah rukun atau sudut yang di bagian luarnya terdapat Hajar Aswad. Ada dua kotak berisi Al-Qur'an, di atas keduanya terdapat dua pintu seperti jendela kecil yang terbuat dari perak sepanjang sudut. Benda serupa juga terdapat di rukun Yamani, tetapi keduanya telah dihilangkan dan yang tersisa hanyalah bingkai kayu. Ada beberapa pintu sejenis lainnya, seperti di rukun Syami, rukun Iraqi, dan sebelah kanan pintu utama. Dari dalam pengunjung bisa menyaksikan rukun Iraqi dan bab (pintu) Ar-Rahmah."

Ia juga menjelaskan adanya jalur menuju atap Ka'bah melalui sebuah celah yang dilengkapi tangga di dalamnya.

Sementara itu, pengembara terkenal Ibnu Battuta memberikan gambaran berbeda mengenai struktur interior Ka'bah.

"Lantai bagian dalam Ka'bah dilapisi marmer bermotif, begitu pula dindingnya. Selain itu, terdapat tiga tiang panjang yang terbuat dari kayu pohon saj (jati). Jarak di antara satu tiang dengan tiang lainnya 4 langkah (sekitar 3 meter)."

Ia menambahkan bahwa tiang-tiang tersebut berada di tengah ruangan, menopang bagian atas struktur Ka'bah. Selain itu, terdapat pula papan bertuliskan nama pihak-pihak yang pernah terlibat dalam pembangunan Ka'bah.

Demikian asal usul teko dan ceret yang berada di dalam Ka'bah. Lengkap dengan elemen lain yang berada di dalamnya. Isi Ka'bah ternyata menyimpan berbagai peninggalan bersejarah yang mencerminkan perjalanan panjang peradaban Islam.

Mulai dari lampu gantung berbentuk unik, hingga bagian-bagian penting yang berkaitan langsung dengan sejarah Nabi dan para ulama, semuanya menjadi bukti bahwa Ka'bah adalah saksi perjalanan umat Islam dari masa ke masa. Semoga informasi ini bermanfaat. 


Topik

Serba Serbi Kakbah ceret isi kakbah



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Ngawi Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

A Yahya

Serba Serbi

Artikel terkait di Serba Serbi