Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Pemkot Malang Mulai Beresi Sampah yang Lama Dikeluhkan Warga, TPS Muharto Bakal Direlokasi

Penulis : Hendra Saputra - Editor : A Yahya

07 - May - 2026, 16:11

Placeholder
TPS Muharto yang banyak dikeluhkan warga (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Persoalan sampah di kawasan Muharto kembali menjadi sorotan. Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Muharto  yang selama ini kerap memicu keluhan warga bakal direlokasi oleh Pemerintah Kota Malang. 

Langkah itu mulai disiapkan menyusul berbagai persoalan yang muncul di lapangan, mulai dari penumpukan sampah, lambatnya pengangkutan hingga aktivitas pemilah sampah yang dinilai tidak semestinya berada di lokasi tersebut.

Baca Juga : Viral Peserta Seleksi Manajer Kopdes Merah Putih Keluhkan Sistem CAT, Jawaban Disebut Berubah Sendiri

Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin mengakui bahwa lokasi TPS Muharto sejak awal memang bukan dirancang sebagai tempat pembuangan permanen. Namun karena masyarakat sudah terbiasa membuang sampah di area tersebut, lokasi itu akhirnya berkembang menjadi titik penumpukan sampah yang memunculkan persoalan baru.

“Ya tetap harus direlokasi. Itu kan bukan tempat TPS, itu kan karena masyarakat terbiasa buang di sana. Saat itu memang kita perbaiki, tetapi akhirnya menjadi masalah juga,” ujarnya, Kamis (7/5/2026).

Selama ini, kondisi TPS Muharto memang kerap menjadi perhatian warga sekitar. Selain menimbulkan kesan kumuh, proses pengangkutan sampah yang berjalan lambat membuat tumpukan sampah kerap menggunung sebelum diangkut menuju tempat pembuangan akhir.

Ali menyebut, salah satu persoalan yang terjadi di lapangan adalah munculnya aktivitas pemilah sampah di TPS biasa. Padahal, aktivitas tersebut seharusnya hanya dilakukan di TPS berkonsep 3R atau Reduce, Reuse, Recycle.

Menurutnya, keberadaan pemilah sampah tidak lepas dari keterbatasan personel pengangkut sampah milik pemerintah. Dalam praktiknya, para pemilah sampah tersebut ikut membantu proses pemindahan sampah ke truk pengangkut.

“Kadang-kadang kelompok masyarakat tertentu meminta itu dengan imbalan membantu menaikkan sampah ke truk-truk itu,” jelasnya.

Persoalan lain juga muncul dari petugas pengantar gerobak sampah di lingkungan RT dan RW sekitar. Banyak di antaranya bekerja sambilan sehingga gerobak sampah kerap ditinggalkan di TPS setelah proses pengantaran selesai.

Baca Juga : Viral Peserta Seleksi Manajer Kopdes Merah Putih Keluhkan Sistem CAT, Jawaban Disebut Berubah Sendiri

Kondisi itulah yang membuat proses pemindahan sampah akhirnya banyak bergantung pada keberadaan pemilah sampah di lokasi TPS. Situasi tersebut dinilai membuat pengelolaan sampah menjadi kurang tertata.

“Nah, itu yang mau kita rapikan hanya manajemen sampahnya saja,” tegas Ali.

Sebagai langkah awal, Pemkot Malang disebut akan lebih dulu membenahi sistem pengangkutan sampah sambil menyiapkan alternatif lokasi TPS baru yang lebih representatif dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat sekitar.

“Ya sementara kita rapikan dulu sambil mencari alternatif TPS-TPS yang representatif yang tidak mengganggu kegiatan masyarakat,” pungkasnya.


Topik

Pemerintahan TPS Muharto Ali muthohirin sampah kota malang



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Ngawi Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Hendra Saputra

Editor

A Yahya

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan