Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pendidikan

Disdik Jatim: 57 Sekolah di Malang Raya Jalankan Program Ketahanan Pangan Berbasis Sekolah

Penulis : Tubagus Achmad - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

13 - Jul - 2026, 18:48

Placeholder
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai saat ditemui di SMKN 2 Singosari, Kabupaten Malang, Senin (13/7/2026). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur menyebut sebanyak 57 sekolah atau satuan pendidikan di wilayah Malang Raya atau Kabupaten Malang, Kota Malang dan Kota Batu yang telah menjalankan program ketahanan pangan berbasis sekolah. 

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai menyampaikan, program ketahanan pangan dengan nama Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan (SIKAP) merupakan program dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Wakil Gubernur Jawa Timur Emi km Elestianto Dardak dalam memberikan pendidikan ketahanan pangan sejak dini. 

Baca Juga : SMAN 2 Kota Malang Dukung Gernas RANA, Perkuat Komitmen Ciptakan Sekolah Aman dan Nyaman

"Ini program Ibu Gubernur Jawa Timur untuk membuat sekolah-sekolah ini prosesnya tidak hanya di ruang kelas. Jadi ada ruang publik terbuka yang bisa digunakan oleh sekolah-sekolah untuk bisa berinteraksi antara guru dan muridnya. Salah satunya adalah pendidikan bagaimana ketahanan pangan ada di lingkungan sekolah," ungkap Aries kepada JatimTIMES.com, Senin (13/7/2026). 

Untuk sebarannya sendiri di masing-masing wilayah di Malang Raya jumlahnya berbeda-beda. Aries menyebut, dari 57 satuan pendidikan yang telah melaksanakan program ketahanan pangan ini, sementara ini sebanyak delapan satuan pendidikan di Kabupaten Malang, 17 satuan pendidikan di Kota Malang, sedangkan sisanya sekitar 32 satuan pendidikan ada di Kota Batu. 

Jumlah 57 satuan pendidikan yang telah melaksanakan program ketahanan pangan ini sifatnya sementara. Ia memperkirakan jumlahnya akan terus bertambah, terlebih lagi program SIKAP dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa ini baru saja diluncurkan di SMKN 1 Plosoklaten, Kabupaten Kediri, pada Minggu (25/1/2026) lalu. 

Ia menyebut, Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Pendidikan akan terus mendorong setiap satuan pendidikan di wilayah Provinsi Jawa Timur agar dapat melaksanakan program ketahanan pangan bertajuk SAKIP ini. Pasalnya, di setiap satuan pendidikan pasti memiliki lahan untuk dapat dimanfaatkan dalam pengembangan program ketahanan pangan. 

"Semua sekolah yang punya program itu, kita ajak. Termasuk sekolah yang tidak punya lahan pun bisa pakai dengan hidroponik," ujar Aries. 

Baca Juga : Dinas Pendidikan Jatim Komitmen Ciptakan Lingkungan Sekolah Bebas Rokok, Guru Diminta Jadi Teladan

Lebih lanjut, Aries menambahkan, banyak satuan pendidikan di Provinsi Jawa Timur yang memiliki ruang publik namun tidak dimanfaatkan secara maksimal. Padahal, setiap satuan pendidikan diimbau untuk terus produktif, salah satunya melalui program SAKIP. 

"Di dalam ketahanan pangan itu, menanam KAN bukan hanya terkait dengan pertanian, tapi bagaimana statistik, bagaimana biologi, fisika, itu banyak mata pelajaran yang bisa masuk di dalamnya. Maka ini salah satu program masuk di dalam lingkungan sekolah supaya mereka bisa berinteraksi di lingkungan mereka, tidak hanya di ruang kelas," pungkas Aries. 


Topik

Pendidikan Disdik Jatim Sekolah Malang Raya Ketahanan Pangan Berbasis Sekolah



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Ngawi Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Tubagus Achmad

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

Pendidikan

Artikel terkait di Pendidikan